Sumber Berita yang Akurat & Tepat
banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

TMMD ke-130 di Kukar Sasar Jalan Usaha Tani, RTLH hingga Sumur Bor

NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bersama TNI memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu. Program yang dibuka di Lapangan Bola Loa Kulu Kota ini menyasar pembangunan infrastruktur desa, peningkatan fasilitas umum, serta pemberdayaan masyarakat dengan target penyelesaian pada 11 November 2026.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan TMMD merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik disiapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat setempat.

“Program ini mencakup pembangunan jalan usaha tani sepanjang sekitar dua kilometer, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, penanaman 3.000 pohon, serta penyuluhan dan pengobatan gratis,” ujar Aulia pada awak media, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, pembangunan jalan usaha tani menjadi salah satu sasaran penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas pertanian masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah akses petani menuju lahan sekaligus membantu menekan biaya produksi.

“Sekitar 100 hektare lahan pertanian diharapkan terbantu melalui pembangunan ini. Dengan begitu, produktivitas dan kesejahteraan petani dapat meningkat,” jelasnya.

Aulia juga berharap pelaksanaan TMMD dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kukar. Ia mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan daerah melalui program yang menggabungkan pembangunan fisik dan pelayanan sosial.

Sementara itu, Dandim 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman, menjelaskan TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI dan pemerintah daerah sebagai upaya mempercepat pembangunan di tingkat desa. Dalam pelaksanaannya, sejumlah infrastruktur dasar akan dibangun dan diperbaiki untuk menunjang aktivitas masyarakat.

“Selain peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2.163 meter menggunakan agregat B lokal, sasaran fisik meliputi pembangunan lima unit MCK, renovasi lima rumah tidak layak huni, perbaikan satu musala, pembangunan gorong-gorong, serta lima jembatan kayu,” ungkap Benny.

Ia menambahkan, TMMD ke-130 juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, edukasi stunting, santunan anak yatim, dan pengobatan gratis massal. Sebanyak 150 prajurit dari berbagai satuan TNI dilibatkan, termasuk personel TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang didatangkan dari Balikpapan.

Benny menyebut Desa Jembayan Tengah dipilih berdasarkan usulan pembangunan yang telah diajukan sejak 2025 melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa. Selain memiliki kebutuhan infrastruktur pertanian, desa tersebut dinilai strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Di lokasi ini juga direncanakan pembangunan lima titik sumur bor untuk mendukung kebutuhan air, termasuk pengairan lahan pertanian. Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ditargetkan rampung pada 11 November 2026,” tutupnya.(Adv/diskominfokukar/Don)

banner 728x90