banner 728x90

banner 728x90

Tenggarong Berbenah: DPU Kukar Hadir dengan Sentuhan Pembangunan yang Progresif.

Foto IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menetapkan revitalisasi Pasar Seni Tenggarong sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur kota pada tahun 2025.

Penataan ini diproyeksikan sebagai langkah strategis mendukung transformasi kawasan Tenggarong menjadi pusat kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih modern dan terintegrasi.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Wiyono, menyampaikan bahwa proses perencanaan tengah berlangsung dan akan berfokus pada peningkatan estetika kawasan, serta fungsi sosial dan ekonominya.

“Pasar Seni yang telah berdiri cukup lama tersebut, dinilai tidak lagi mencerminkan semangat kota yang dinamis dan berkembang,” ucap saat di temui media ini, Rabu (21/5/2025).

“Dari sisi penataan kawasan, Kami melihat perlunya peremajaan total agar lingkungan ini menjadi lebih bersih, fungsional, dan mendukung sektor kreatif lokal,” ujar Wiyono.

Ia juga menekankan bahwa Pasar Seni selama ini, terkendala oleh status aset yang belum berada di bawah kewenangan penuh Pemkab Kukar.

Meski begitu, pihaknya telah mulai melakukan pendekatan dan perencanaan agar proses revitalisasi bisa berjalan sesuai jadwal.

Sebagai bagian dari rencana penataan tersebut, sementara waktu pedagang akan dialihkan ke lokasi sementara di area Pujasera Taman Kota Raja.

Dinas PU Kukar memastikan bahwa proses relokasi bersifat sementara, dan tetap mempertimbangkan kelangsungan aktivitas ekonomi para pelaku usaha.

Wiyono menjelaskan bahwa revitalisasi ini, juga dirancang untuk mendukung konsep ruang publik yang adaptif dengan karakter lokal, serta menjadi simpul baru bagi masyarakat dan wisatawan.

“Kami ingin Pasar Seni ke depan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tapi juga ruang interaksi sosial dan ekspresi budaya,” jelasnya.

Lebih jauh, proyek ini dirancang bersinergi dengan pembenahan kawasan sekitar, termasuk taman-taman kota yang telah direvitalisasi lebih dulu.

Dengan demikian, Pasar Seni akan menjadi bagian penting dari wajah baru Tenggarong yang mengedepankan kenyamanan, kebersihan, dan identitas lokal.

“Harapan Kami, ini menjadi stimulus positif bagi pelaku ekonomi kreatif sekaligus mempercantik kawasan kota,” ungkapnya.

“Dan, Tenggarong harus menjadi etalase daerah yang menarik, ramah, dan berdaya saing,” tutup Wiyono. (Adv-DPU Kukar/INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90