NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mulai mengevaluasi pelaksanaan Beasiswa Kukar Idaman Terbaik untuk mempersiapkan program tahun 2027. Salah satu pembenahan yang disiapkan adalah memajukan jadwal pendaftaran agar mahasiswa memiliki kesempatan lebih luas untuk mengakses beasiswa daerah sebelum pendaftaran program Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Fathul Alamin, mengatakan evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan pendaftaran tahun ini beririsan dengan program Gratispol. Kondisi tersebut membuat sebagian mahasiswa kesulitan melanjutkan pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik karena telah teridentifikasi sebagai calon penerima bantuan pendidikan dari pemerintah provinsi.
Menurutnya, dalam pelaksanaan Gratispol, pemerintah provinsi menggunakan data mahasiswa aktif di perguruan tinggi untuk mengidentifikasi calon penerima, kemudian meminta mahasiswa melakukan konfirmasi. Ketika pendaftaran beasiswa Kukar dibuka pada April 2026, sebagian mahasiswa tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran karena sudah masuk dalam pendataan calon penerima Gratispol.
“Untuk mengatasi persoalan tersebut, kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Kesepakatannya, kabupaten dan kota yang memiliki program beasiswa membuka pendaftaran lebih dahulu, kemudian disusul pemerintah provinsi,” ujar Fathul, Senin (26/10/2026).
Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, Pemkab Kukar menargetkan pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 dapat dimulai pada Februari dan paling lambat dibuka pada Maret. Percepatan jadwal ini diharapkan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendaftar beasiswa stimulan maupun tematik tanpa terkendala jadwal program bantuan pendidikan lainnya.
Selain memperbaiki jadwal pendaftaran, pemerintah daerah juga berkomitmen mempertahankan kuota penerima beasiswa pada tahun depan. Fathul menyebutkan, jumlah penerima pada 2027 setidaknya akan sama dengan tahun ini, yakni sekitar 3.700 orang.
“Komitmen kami, kuota beasiswa tahun 2027 tidak dikurangi. Minimal jumlah penerimanya tetap sama seperti tahun ini, sekitar 3.700 penerima,” tegasnya.
Salah satu program yang akan menjadi perhatian adalah beasiswa tematik bidang kesehatan. Dari total 156 kuota yang disiapkan tahun ini untuk berbagai bidang, termasuk dokter umum, perawat, bidan, psikologi klinis, dan pendidikan dokter spesialis, baru 32 kuota yang terisi hingga saat ini. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar sosialisasi program dapat menjangkau lebih banyak calon penerima yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Fathul menjelaskan, beasiswa tematik kesehatan memiliki keunggulan berupa pembiayaan penuh selama masa pendidikan, mulai dari semester pertama hingga semester delapan, termasuk biaya hidup dan uang saku. Setelah menyelesaikan pendidikan, penerima beasiswa juga akan langsung bekerja di tempat yang telah ditetapkan sesuai ketentuan program.
“Kami akan lebih gencar menyosialisasikan beasiswa tematik kesehatan. Dalam waktu dekat, kami juga berencana berdiskusi dengan perwakilan forum kemahasiswaan untuk mencari pola sosialisasi yang lebih efektif,” tadasnya.
Melalui evaluasi tersebut, Pemkab Kukar berharap pelaksanaan Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 berjalan lebih efektif, baik dari sisi jadwal pendaftaran maupun pemerataan informasi. Pemerintah daerah juga menargetkan kuota yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh calon penerima yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kukar.(Adv/diskominfokukar/Don)













