banner 728x90

banner 728x90

Pembangunan Jembatan Sebulu Direvisi, DPU Kukar Utamakan Keselamatan.

Wiyono Kadis PU Kukar

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara pekerjaan pada bentang tengah Jembatan Sebulu.

Keputusan ini, diambil setelah hasil uji geoteknik menunjukkan perlunya penyesuaian struktur fondasi utama, guna memastikan keamanan jangka panjang infrastruktur tersebut.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa proyek ini memasuki tahapan kritis menyusul temuan teknis di lapangan.

“Pemeriksaan tanah melalui metode Boring Test, mengungkap bahwa daya dukung tanah di titik tiang pancang belum memenuhi syarat teknis yang dibutuhkan, untuk struktur jembatan kategori khusus,” lanjutnya, saat di temui media ini, Kamis (23/5/2025) siang.

“Data uji tanah menunjukkan bahwa kondisi di lapangan tidak sesuai dengan asumsi awal,” ujarnya.

“Maka, diperlukan perubahan desain fondasi agar mampu menopang struktur secara optimal dan aman,” terang Wiyono.

Ia menambahkan, status Jembatan Sebulu sebagai jembatan khusus menuntut setiap perubahan desain harus melalui proses telaah, dan persetujuan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

Oleh karena itu, pelaksanaan pekerjaan pada bentang utama ditunda hingga revisi teknis tersebut disetujui secara resmi oleh otoritas terkait.

Utamakan Jalan Pendekat, Keselamatan Pengguna Jadi Prioritas.

Sembari menunggu hasil kajian desain baru, Dinas PU Kukar mengalihkan fokus pengerjaan ke jalan pendekat jembatan yang menghubungkan sisi barat dan timur wilayah Sebulu.

Pekerjaan infrastruktur penunjang ini, ditargetkan selesai tahun 2025 dengan tetap memperhatikan kualitas pelaksanaan di lapangan.

Menurut Wiyono, langkah ini diambil sebagai bagian dari prinsip kehati-hatian dalam setiap proyek konstruksi publik, terlebih menyangkut keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

“Keselamatan adalah yang utama, dan Kami tidak ingin mengambil risiko. Karena itu, setiap aspek teknis Kami pastikan memenuhi standar sebelum melanjutkan tahap konstruksi berikutnya,” ungkapnya.

Komitmen Pemerintah Hadirkan Infrastruktur Berkualitas.

Pembangunan Jembatan Sebulu, merupakan proyek strategis yang akan meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Meski mengalami penyesuaian teknis, Pemerintah Kabupaten Kukar menegaskan bahwa proyek tetap berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keselamatan publik.

Dinas PU Kukar juga menyampaikan bahwa, proses revisi desain akan melibatkan para ahli struktur dan konsultan independen, guna memastikan bahwa rancangan baru mampu menjawab tantangan geoteknik dan kebutuhan fungsional jembatan dalam jangka panjang.

“Ini bukan sekadar proyek konstruksi, tapi investasi jangka panjang untuk masyarakat,” ungkapnya.

“Untuk itu, tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan dan mutu,” tegas Wiyono.

Pemerintah Kukar berharap, masyarakat mendukung proses penyesuaian ini sebagai bagian dari komitmen bersama, dalam membangun infrastruktur yang aman, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. (Adv-DPU Kukar/INR)

banner 728x90