banner 728x90

banner 728x90

Pembangunan Jembatan Sebulu Dimulai Juni 2024: DPU Kukar Targetkan Rampung Dua Tahun.

Foto IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan memulai pembangunan Jembatan Sebulu di Kecamatan Sebulu, dengan peletakan batu pertama yang dijadwalkan pada Juni 2024.

Proyek ini, diharapkan dapat memfasilitasi mobilitas dan meningkatkan perekonomian daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Wiyono, mengungkapkan bahwa pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap.

“Tahap pertama, yang dimulai pada Juni 2024, akan mencakup pembangunan akses pendekat, dan proses ini diperkirakan akan selesai pada minggu kedua Desember 2024,” ucapnya, saat ditemui media ini, Rabu (5/6/2024).

“Tahap pertama ini bertujuan untuk mempersiapkan akses sebelum struktur utama jembatan dibangun,” jelas Wiyono.

“Pembangunan tahap kedua, yang meliputi konstruksi jembatan dan jalan pendekat sepanjang 2,8 kilometer, akan dimulai awal 2025,” ucapnya.

Kepala DPU Kabupaten Kukar Wiyono menyebutkan bahwa total biaya proyek diperkirakan mencapai Rp700 miliar, dengan anggaran tahap pertama sekitar Rp200 miliar dan sisa anggaran untuk tahap kedua sekitar Rp500 miliar.

Wiyono berharap proyek ini dapat memenuhi target waktu yang telah ditetapkan.

Kepala DPU Kabupaten Kukar mengatakan bahwa Bupati Kukar, Edi Damansyah, telah menekankan pentingnya menyelesaikan pembangunan jembatan dalam waktu dua tahun.

“Kami berupaya agar proses pembangunan tidak mengalami kendala dan dapat selesai tepat waktu,” sambungnya.

“Bupati menginginkan pembangunan selesai dalam satu tahun, tetapi dengan berbagai izin yang diperlukan, kami targetkan dua tahun,” katanya.

Jembatan Sebulu akan dibangun dengan desain serupa Jembatan Kutai Kartanegara di Tenggarong.

Pemerintah daerah telah menyelesaikan hampir seluruh pembebasan lahan pada 2023.

Untuk mendukung proyek ini, anggaran sebesar Rp203 miliar telah dialokasikan melalui APBD Murni 2024, sedangkan sisa anggaran untuk struktur jembatan akan disediakan di tahap berikutnya.

Jika disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), jembatan ini direncanakan akan mulai beroperasi pada awal 2026, memberikan dampak positif bagi masyarakat Sebulu dan sekitarnya. (ADV/DPU_Kukar/AI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90