NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara melaksanakan Uji Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe B Batch I sejak tanggal 11 dan 14 Oktober 2024 mendatang. Sabtu(12/10/2024)
Kegiatan ini bertujuan, untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor konstruksi terutama di lingkungan kerja DPU Kabupaten Kukar, sehingga para pejabat dapat menjalankan tugas mereka secara optimal.
Saat ditemui media ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Konstruksi DPU Kukar, Sofyar Ardani, menekankan pentingnya uji kompetensi sebagai upaya untuk memastikan bahwa, semua pejabat di lingkungan DPU memiliki kompetensi yang memadai.
“Uji ini bukan hanya formalitas, tetapi bagian dari proses peningkatan profesionalisme, yang esensial bagi pengelolaan proyek konstruksi,” jelasnya.
Sebanyak 13 peserta yang mengikuti kegiatan ini, merupakan pejabat dari DPU Kabupaten Kukar yang telah dinyatakan lulus sebelumnya.
Proses uji dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom Meeting, di mana peserta diwajibkan menyiapkan dua perangkat gawai untuk memastikan kelancaran interaksi.
“Kami berusaha untuk menciptakan suasana ujian yang kondusif, agar setiap peserta dapat berkonsentrasi dengan baik,” tambah Sofyar Ardani
Tata tertib yang ketat diberlakukan selama pelaksanaan uji kompetensi ini.
Peserta diharuskan mematuhi berbagai aturan, termasuk larangan penggunaan alat bantu serta kewajiban menandatangani Pakta Integritas.
Kabid Bina Konstruksi DPU Kukar Sofyar Ardani menegaskan bahwa disiplin dan integritas, adalah kunci dalam menjaga kualitas penilaian selama ujian berlangsung.
Sofyar juga menjelaskan bahwa terdapat berbagai sanksi yang akan diterapkan jika peserta melanggar aturan selama ujian, mulai dari sanksi ringan hingga berat.
“Kami ingin menegakkan etika yang tinggi dalam setiap pelaksanaan uji kompetensi, untuk memastikan keadilan dan objektivitas dalam penilaian,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, DPU Kukar menunjukkan komitmen, untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam sektor konstruksi.
“Kami berharap, melalui langkah ini, hasil pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kukar dapat meningkat, memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutup Sofyar. (ADV/DPU_KUKAR/INR)















