NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Bidang Bina Konstruksi telah menggelar Forum Jasa Konstruksi di Hotel Grand Elty Singgasana, Kamis (10/10/2024).
Kegiatan ini bertujuan, untuk menjadi wadah komunikasi dan konsultasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam sektor konstruksi, dengan harapan meningkatkan transparansi dan efektivitas dalam pembangunan infrastruktur daerah.
Forum ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran penting dalam pembangunan konstruksi, termasuk DPU Kabupaten Kukar, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kukar, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kukar.
Kehadiran berbagai instansi pemerintah ini, diharapkan dapat memperkuat kerjasama, dalam pengembangan proyek konstruksi yang berkualitas di wilayah ini.
Tidak hanya dari pihak pemerintah, forum ini juga melibatkan beragam asosiasi konstruksi, seperti GAPENSI, GAPEKSINDO, AKBARINDO, ASPEKINDO, ASKONAS, dan GAPEKNAS.
Keberadaan beberapa asosiasi ini, penting untuk menciptakan sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah, serta memastikan bahwa semua kepentingan stakeholder konstruksi terakomodasi dengan baik.
Sofyar Ardani, Kepala Bidang Bina Konstruksi DPU Kutai Kartanegara, menjelaskan bahwa pembiayaan untuk kegiatan ini, bersumber dari DPA APBD Perubahan.
“Dana tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas kelembagaan jasa konstruksi, yang merupakan bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme di sektor ini,” lanjutnya, usai kegiatan tersebut.
Selama satu hari pelaksanaan, forum ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi dan bertukar informasi mengenai berbagai tantangan dan solusi dalam dunia konstruksi.
Diharapkan, hasil dari diskusi ini dapat menjadi rekomendasi untuk kebijakan yang lebih baik ke depan, serta meningkatkan kualitas infrastruktur di Kabupaten Kukar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan pelaku industri konstruksi, sehingga semua pihak dapat bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkualitas di daerah.
Forum ini, menjadi langkah positif dalam membangun ekosistem konstruksi yang lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (ADV/DPU_KUKAR/INR)















