banner 728x90

banner 728x90

Karunia Dua Kali Raih Golden Ticket, Optimis Tembus 20 Besar D’Academy 7.

Musmuliadi: Karunia Bukan Hanya Mewakili Samarinda, Tapi Seluruh Kaltim.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA — Sosok muda berbakat dari Kota Tepian, Karunia, terus menunjukkan taringnya di kancah kompetisi dangdut nasional. Dalam ajang D’Academy (DA) 7 Indosiar, Karunia kini berhasil menembus 40 besar setelah dua kali mengantongi Golden Ticket dari jajaran dewan juri papan atas.

Pencapaiannya tidak datang sendiri, dan di balik layar, ada dukungan penuh dari tim pendamping, termasuk sang pembina sekaligus Ketua Pendamping Karunia, Musmuliadi, yang terus setia mendampingi sejak awal perjuangan.

“Karunia bukan sekadar peserta, dia adalah wajah Samarinda dan Kalimantan Timur di panggung nasional, dan Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya Pak Wakil Gubernur H. Seno Aji, telah membantu biaya keberangkatan ke Jakarta sebagai bentuk dukungan nyata bagi anak daerah,” ungkap Musmuliadi saat diwawancarai Sabtu (5/7/2025).

Perhatian Pemerintah Dorong Semangat Bertarung.

Menurut Musmuliadi, perhatian dari Wakil Gubernur menjadi pemantik awal yang memompa semangat Karunia, untuk tampil maksimal.

Ia pun mengonfirmasi telah menjalin komunikasi lanjutan dengan Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud dan Wali Kota Samarinda H. Andi Harun, guna memperkuat dukungan lintas pemangku kebijakan.

“Dukungan seperti ini bukan hanya soal logistik, tapi juga bentuk pengakuan dan motivasi, dan Kami ingin Karunia tampil percaya diri, karena tahu dia tidak sendirian, dia diiringi doa dan harapan seluruh rakyat Kaltim,” jelas Musmuliadi.

Dua Golden Ticket dan Konsistensi Karunia di Panggung Besar.

Karunia telah tampil mencuri perhatian dalam dua tahap audisi, dengan penampilannya sukses mendapatkan Golden Ticket dari juri ternama seperti Soimah, Rita Sugiarto, dan Lesti Kejora, bahkan ia menjadi peserta pertama yang lolos pada hari audisi tersebut.

“Ini bukan keberuntungan semata, dan Karunia sudah dua kali lolos seleksi, yang sekarang ia berada di posisi 40 besar. Insyaallah minggu depan akan tampil lagi untuk perebutan tiket 20 besar,” ujar Musmuliadi.

Ajakan Kolektif: Kawal Karunia Menuju Juara.

Tak hanya mengandalkan kemampuan di atas panggung, Musmuliadi menekankan pentingnya dukungan masyarakat.

Ia mengajak seluruh warga Kalimantan Timur, dari pelosok hingga Kota, untuk berpartisipasi aktif melalui voting dan kampanye digital.

“Perjuangan ini bukan hanya milik Karunia atau tim pendamping. Ini perjuangan kolektif Kita sebagai warga Kaltim, dan Kita punya potensi besar dan Karunia adalah buktinya. Mari suarakan dukungan kita lewat media sosial, doa, dan voting,” katanya penuh semangat.

Karunia, Cerminan Talenta Lokal Berkualitas Nasional.

Menurut Musmuliadi, Karunia tidak hanya tampil sebagai kontestan, tetapi telah menjadi representasi potensi seni dan budaya Kalimantan Timur yang layak bersaing di level nasional.

“Penonton Nasional pun terkejut bahwa suara sekelas ini datang dari Samarinda. Karunia membawa identitas daerah, dan menunjukkan bahwa Kaltim punya warna tersendiri dalam musik dangdut Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap muncul lebih banyak Karunia lain di masa depan, anak-anak muda yang diberi ruang untuk berkembang, diasah potensinya, dan didukung oleh seluruh ekosistem daerah.

Mata Publik Kini Tertuju pada Babak 20 Besar.

Karunia dijadwalkan akan kembali bersaing dalam waktu dekat di babak 40 besar. Jika lolos, ia akan melangkah ke 20 besar D’Academy 7, mendekat ke gerbang puncak.

“Kami terus mempersiapkan Karunia dari sisi vokal, mental, dan penampilan panggung, dan untuk itu mohon doa dan dukungan semua pihak, agar langkahnya tetap mantap hingga ke titik tertinggi,” katanya.

“Kaltim harus bangga, dan Karunia siap membawa nama daerah ini lebih jauh,” tutup Musmuliadi. (INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90