banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Ifam Irwiyanto Sowan ke Jokowi di Solo, Bawa Pesan “Rakyat Nomor Satu” untuk Kader PSI Kaltim.

NAWALAPOST.COM, JATENG – Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Samarinda Utara, Ifam Irwiyanto, memanfaatkan kesempatan berada di kampung halamannya, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, untuk bersilaturahmi dengan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Solo.

Pertemuan itu, berlangsung dalam dua kesempatan, yakni Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dan berlanjut pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ifam mengungkapkan, silaturahmi itu berawal dari saran seorang rekannya agar dirinya menyempatkan diri bertemu dengan Jokowi.

Kebetulan, saat itu ia tengah berada di Batang yang lokasinya relatif dekat dengan Solo.

Kesempatan tersebut pun dimanfaatkan Ifam untuk menyampaikan salam dari jajaran PSI di Kalimantan Timur, mulai dari DPW PSI Kaltim, DPD PSI Kota Samarinda hingga DPC PSI Samarinda Utara.

“Ada teman yang menyarankan untuk segera sowan atau bersilaturahmi ke beliau. Karena kebetulan jarak dari kampung saya ke Solo tidak terlalu jauh, kebetulan pas ada di kampung, jadi mampir dan alhamdulillah dapat kesempatan bisa bertemu, bersilaturahmi dengan beliau,” ujar Ifam saat diwawancarai media ini melalui WhatsApp, Minggu (30/8/2026).

Menurut Ifam, pertemuan tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan menerima sejumlah pesan yang dinilai penting bagi kader PSI dalam menjalankan aktivitas politik di tengah masyarakat.

Salah satu pesan utama yang disampaikan Jokowi, kata Ifam, adalah pentingnya menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Prinsip ini, dirangkum dalam semangat “Rakyat Nomor Satu”, yang menurut Ifam menjadi pengingat bagi kader, agar aktivitas politik tidak berhenti pada kegiatan organisasi maupun momentum politik semata.

Kader didorong untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengarkan berbagai keluhan warga, memahami persoalan yang dihadapi, sekaligus berupaya membantu mencarikan solusi.

“Pak Jokowi berpesan kepada seluruh kader PSI agar selalu mengutamakan rakyat, aktif membantu menyelesaikan persoalan warga di lapangan,” kata Ifam.

Selain mengutamakan kepentingan masyarakat, Ifam menyebut Jokowi juga berpesan, agar kader PSI mampu menjadi trendsetter dalam menghadirkan politik kebaikan.

Pesan tersebut, dipandang sebagai dorongan kepada kader untuk menunjukkan keteladanan, melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ifam menilai, politik tidak semestinya hanya dipahami sebagai upaya memperoleh dukungan masyarakat.

Lebih jauh, aktivitas politik harus mampu menjadi sarana untuk menjawab persoalan warga dan menghadirkan perubahan positif.

Bagi kader di tingkat daerah, pesan tersebut dinilai relevan karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.

Karena itu, kedekatan dengan warga perlu dibangun secara konsisten melalui komunikasi, kegiatan sosial serta kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ifam pun berencana menjadikan pesan tersebut sebagai motivasi bagi jajaran PSI, khususnya DPC PSI Samarinda Utara, agar terus memperkuat keberpihakan kepada masyarakat melalui kerja nyata.

Menurutnya, keberadaan kader di tengah masyarakat tidak boleh hanya terlihat, ketika momentum politik berlangsung.

Kader harus mampu membangun hubungan yang berkelanjutan dengan warga, sehingga persoalan masyarakat dapat diketahui secara langsung.

Silaturahmi dengan Jokowi, juga meninggalkan kesan tersendiri bagi Ifam dan keluarganya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memberikan souvenir berupa buku tulis untuk anak Ifam serta kaos untuk Ifam dan istrinya.

Pemberian itu, menjadi kenang-kenangan dari pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan.

Ifam yang berasal dari Kabupaten Batang mengaku bersyukur, dapat memanfaatkan momentum berada di kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan Jokowi di Solo.

Ia berharap pesan yang diperolehnya dapat diteruskan kepada kader PSI di Kaltim, khususnya Samarinda Utara, agar semakin konsisten menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Baginya, politik harus diwujudkan melalui kepedulian, kerja nyata dan kesediaan untuk mendengarkan persoalan warga.

Dengan demikian, keberadaan partai dan kader dapat dirasakan masyarakat bukan hanya saat agenda politik berlangsung, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami, tentu menjadikan pesan beliau sebagai motivasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan warga, dan berusaha membantu menyelesaikan persoalan yang ada di lapangan. Intinya, rakyat harus menjadi yang utama dan politik harus membawa kebaikan,” pungkasnya. (INR/NZR)

banner 728x90