banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

PSI Samarinda Ulu Bagikan Masker, Dorong Kepedulian terhadap Kesehatan Warga.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Samarinda Ulu dengan membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Aksi sosial tersebut digelar di Jalan Juanda, Samarinda, Rabu (26/8/2026).

Sejumlah masyarakat yang tengah menjalankan aktivitas sehari-hari menjadi sasaran pembagian masker, khususnya mereka yang harus berada di ruang terbuka dalam waktu cukup lama.

Langkah tersebut, dilakukan sebagai respons terhadap kondisi udara yang dinilai kurang bersahabat.

Di tengah mobilitas masyarakat yang tetap tinggi, penggunaan masker dipandang sebagai salah satu upaya sederhana untuk membantu memberikan perlindungan ketika beraktivitas di luar rumah.

Sekretaris DPD PSI Samarinda, Taufan Marselinus, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya PSI untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kami melihat banyak warga yang setiap hari tetap harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah. Karena itu, kami mencoba memberikan sesuatu yang sederhana tetapi mudah-mudahan bermanfaat,” kata Taufan.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk program besar.

Hal-hal sederhana,.yang menyentuh kebutuhan warga juga dinilai memiliki arti penting.

Taufan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Ia juga menegaskan, PSI ingin membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Kami ingin PSI hadir lebih dekat, melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, kemudian mencoba memberikan respons sesuai kemampuan kami,” ujarnya.

Ketua DPC PSI Samarinda Ulu, Bobby Arie Sentana, menambahkan pembagian masker dilakukan, karena banyak warga tetap harus menjalankan rutinitas di luar rumah, meski kondisi udara kurang ideal.

“Tidak semua orang bisa memilih untuk berada di dalam rumah. Ada pedagang, pekerja, pengendara, dan masyarakat lain yang harus tetap beraktivitas di luar,” ujar Bobby.

Ia menilai, masker memang bukan solusi terhadap persoalan kualitas udara secara keseluruhan.

Namun, penggunaan masker setidaknya menjadi salah satu bentuk perlindungan sederhana bagi masyarakat ketika berada di ruang terbuka.

Bobby juga menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pembagian masker.

Lebih dari itu, pihaknya ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga serta menunjukkan bahwa organisasi politik dapat hadir melalui kegiatan sosial.

“Kami sadar apa yang kami lakukan ini mungkin kecil. Tapi kami percaya kepedulian memang bisa dimulai dari hal kecil. Satu masker mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi yang menerima,” katanya.

Menurut Bobby, keberadaan partai politik di tengah masyarakat seharusnya tidak hanya terlihat saat memasuki momentum politik.

Aspirasi dan kebutuhan warga juga perlu didengar melalui interaksi secara langsung.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kami ada dan mau mendengar. Kalau ada kebutuhan yang bisa kami bantu, kami akan berusaha hadir,” tuturnya.

Taufan mengatakan, aksi tersebut diharapkan dapat memantik kepedulian serupa dari berbagai pihak.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan dan lingkungan tidak harus menunggu munculnya persoalan yang lebih besar.

“Semoga langkah kecil ini bisa menginspirasi kepedulian lain. Yang penting masyarakat merasakan manfaatnya,” tutupnya. (*)

banner 728x90