banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Maulid Nabi Jadi Momentum PSI Samarinda Perkuat Soliditas dan Ibadah Kader

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tak sekadar menjadi agenda keagamaan bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Samarinda.

Momentum tersebut, dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengingatkan kader, agar tetap menjaga nilai-nilai ibadah di tengah kesibukan berorganisasi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah digelar di Sekretariat DPD PSI Samarinda, Jalan Perjuangan, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (28/8/2026) malam. Kegiatan ini diikuti jajaran DPC dan DPRt PSI se-Kota Samarinda.

Suasana keagamaan semakin terasa dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Ahmad Alhusairi, S.Pd. Sementara lantunan ayat suci Al-Qur’an dibawakan Qori Fatih Cahya Nugraha.

Ketua DPD PSI Kota Samarinda David Jingga mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi ruang bagi kader, untuk kembali memahami keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, perjalanan hidup Rasulullah SAW menyimpan banyak pelajaran yang relevan, termasuk bagi kader yang menjalankan aktivitas organisasi sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Jadi, perjalanan Nabi Muhammad SAW itu menjadi pelajaran untuk kehidupan kita,” jelas David.

Selain memperkuat nilai keagamaan, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat komunikasi antar kader.

Kehadiran pengurus dari berbagai tingkatan kepengurusan diharapkan dapat menjaga kebersamaan dan soliditas internal PSI Samarinda.

David menilai, kekuatan organisasi tidak hanya dibangun melalui struktur dan program kerja.

Karakter serta kualitas moral kader juga menjadi bagian penting dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan agar kesibukan dalam kegiatan organisasi maupun aktivitas sosial tidak membuat kader mengabaikan kewajiban beribadah.

Menurutnya, kehidupan berorganisasi harus berjalan beriringan dengan penguatan spiritual.

Kader yang berada di tengah masyarakat, lanjut David, harus mampu menunjukkan sikap santun, peduli dan memberikan manfaat.

Nilai tersebut, dinilai sejalan dengan akhlak Rasulullah SAW yang menjadi teladan umat Islam.

Momentum Maulid Nabi juga diharapkan mampu mendorong kader, untuk membawa semangat persaudaraan ke dalam kehidupan organisasi dan kegiatan kemasyarakatan.

Dengan begitu, keberadaan kader tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

David menegaskan, pembinaan keagamaan akan terus menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kader PSI Samarinda.

Ia berharap seluruh kader dapat mempertahankan semangat kebersamaan, meningkatkan ketakwaan dan tetap menjalankan kewajiban ibadah dalam berbagai kondisi.

“Harapannya, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua bisa semakin mempererat persaudaraan, semakin memahami keteladanan Rasulullah SAW, dan tetap taat beribadah dalam kondisi apa pun, termasuk ketika kita sedang menjalankan tugas dan turun langsung ke masyarakat,” pungkasnya. (INR/NZR)

banner 728x90