banner 728x90

banner 728x90

DPU Kukar Fokuskan Penanganan Jalan Hulu Mahakam, Wiyono: Pemeliharaan Jadi Solusi Prioritas

IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah-langkah taktis dalam menangani infrastruktur jalan di wilayah Hulu Mahakam.

Kepala DPU Kukar, Wiyono, menyatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti arahan Bupati Aulia Rahman Basri, usai melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah ruas jalan strategis di Kecamatan Kota Bangun, Kenohan, dan Kembang Janggut pada 3–4 Juli 2025.

Wiyono menjelaskan bahwa dari hasil evaluasi lapangan, Bupati secara khusus menginstruksikan agar pekerjaan konstruksi jalan pada titik-titik tertentu yang memerlukan pengecoran segera menjadi prioritas pelaksanaan.

“Instruksi langsung dari Bupati adalah, agar jalan yang secara teknis harus dilakukan pengecoran bisa segera dilaksanakan, terutama untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat,” terang Wiyono.

Namun, mengingat keterbatasan anggaran yang tersedia di tahun berjalan, Dinas PU Kukar juga diminta menerapkan strategi efisiensi dengan tetap menjaga fungsi dasar jalan.

Salah satunya adalah melalui kegiatan pemeliharaan darurat, seperti penanganan jalan berlubang dan bergelombang yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita diarahkan untuk melakukan pemeliharaan cepat, terutama pada titik-titik yang berlubang agar akses transportasi tetap aman dan berfungsi,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, DPU Kukar akan segera menyusun data teknis berdasarkan survei lapangan, untuk memetakan kebutuhan penanganan masing-masing ruas jalan.

Langkah ini, menjadi dasar dalam menentukan prioritas pengerjaan, baik untuk program pemeliharaan berkala maupun perencanaan pembangunan lanjutan tahun depan.

Wiyono juga menyoroti tantangan geografis di wilayah Hulu Mahakam yang cukup kompleks, mulai dari kondisi tanah hingga cuaca ekstrem, yang kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan konstruksi jalan.

Oleh karena itu, Dinas PU Kukar menyiapkan strategi pembangunan yang adaptif dengan mempertimbangkan efisiensi teknis dan biaya.

“Kita terus berusaha menjaga agar pembangunan tetap berjalan meskipun dilakukan bertahap,” katanya.

“Yang terpenting, konektivitas dari Kota Bangun ke Kenohan, Kembang Janggut hingga Tabang tetap terbuka dan layak digunakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar/INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90