banner 728x90

banner 728x90

DPU Kukar Bersama Kodim 0906/Kukar Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Program Sumur Bor.

Foto IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) gencar melaksanakan program pemenuhan kebutuhan air bagi sektor pertanian. Kamis(27/6/2024)

Salah satu langkah strategis yang dilakukan, adalah pompanisasi ke areal persawahan, sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kukar Wiyono melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Awang Agus menjelaskan bahwa DPU Kukar, bekerja sama dengan Kodim 0906/Kukar, saat ini tengah mengerjakan 89 titik sumur bor, di lima kawasan pertanian, yang telah ditetapkan oleh Pemkab Kukar melalui Peraturan Daerah (Perda).

“Lima kawasan tersebut, adalah Kecamatan Tenggarong-Loa Kulu, Kecamatan Tenggarong Seberang I, Kecamatan Tenggarong Seberang II, Kecamatan Sebulu-Muara Kaman, dan Kecamatan Marangkayu,” urainya.

“Karena keterbatasan anggaran, saat ini pembangunan di anggaran murni akan difokuskan pada 10 titik, dan pembangunan ini terus berproses,” ungkap Kabid SDA DPU Kukar Kukar, Awang Agus S.

Awang Agus menjelaskan bahwa DPU Kukar telah menganggarkan Rp 4 miliar, untuk menyelesaikan 10 titik tersebut.

“Sementara itu, 79 titik lainnya akan dianggarkan dalam APBD Perubahan Kukar 2024,” imbuhnya.

“Dengan demikian, target penyelesaian seluruh sumur bor, dapat segera tercapai dan dimanfaatkan oleh para petani di Kukar,” harapnya.

Kabid SDA DPU Kukar Awang Agus S menjelaskan pula bahwa setiap sumur bor yang dibangun menggunakan anggaran Rp 4 miliar ini akan dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Penggunaan energi terbarukan ini, bertujuan untuk memberikan efisiensi kepada para petani, yang nantinya akan mengelola sumur bor tersebut,” sambungnya.

“Satu unit sumur bor, sudah berfungsi dan diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak,” jelasnya.

Peresmian tersebut ditandai dengan pembukaan keran air sumur bor oleh Jenderal Maruli bersama Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dan Bupati Kukar, Edi Damansyah, pada Selasa (20/2/2024) lalu.

“Program ini, dianggap sebagai solusi strategis yang dilakukan Pemkab Kukar bersama Kodim 0906/Kukar, untuk membangun ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kukar,” pungkasnya.

Kabupaten ini, menjadi penyuplai utama kebutuhan beras di Kalimantan Timur, dengan kontribusi mencapai 43-45 persen dari total kebutuhan beras di provinsi tersebut.(ADV/DPU_Kukar/INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90