banner 728x90

banner 728x90

PT KKT Perkuat Ketahanan Pangan Warga Kariangau Lewat Program KRPL Cabe Ceria.

NAWALAPOST.COM, BALIKPAPAN — Upaya mendorong kemandirian pangan masyarakat terus dilakukan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, perusahaan memberikan dukungan kepada Kelompok Tani Cabe Ceria di RT 12, Kelurahan Kariangau, Kota Balikpapan, yang mengelola kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Sejak pagi, aktivitas warga di lahan seluas kurang lebih 50 x 63 meter itu terlihat lebih ramai dari biasanya.

Lahan yang sebelumnya dikelola secara sederhana, kini berkembang menjadi pusat kegiatan pertanian produktif.

Tanaman yang tertata rapi mencerminkan keseriusan kelompok dalam mengembangkan potensi pangan lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.

Kelompok Tani Cabe Ceria sendiri terdiri dari 19 warga yang aktif mengelola lahan, dan area pertanian dibagi dalam beberapa bedeng untuk memudahkan perawatan tanaman.

Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, tetapi juga dipasarkan ke luar wilayah sebagai sumber tambahan pendapatan.

Melihat potensi tersebut, PT KKT hadir memberikan dukungan melalui program TJSL, dengan fokus pada penghijauan ekosistem darat dan penguatan ketahanan pangan masyarakat.

Program ini merupakan tindak lanjut dari usulan Kelurahan Kariangau, sekaligus bentuk respons terhadap kebutuhan nyata di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, PT KKT menyalurkan bantuan berupa 150 bibit tanaman, yang terdiri dari cabai, terong, tomat, dan kemangi.

Selain itu, perusahaan juga memberikan 45 karung pupuk, meliputi 20 karung pupuk kandang dan 25 karung pupuk kambing, guna meningkatkan kesuburan tanah serta produktivitas hasil pertanian.

Tidak hanya bantuan bibit dan pupuk, dukungan juga diberikan dalam bentuk infrastruktur pertanian.

PT KKT menyediakan tandon air berkapasitas 1.200 liter dan mesin pompa air, untuk mengatasi kendala irigasi.

Selain itu, paranet turut disalurkan untuk melindungi tanaman dari cuaca ekstrem dan serangan hama, sehingga dapat meminimalisir risiko gagal panen.

Direktur Utama PT KKT, Enriany Muis, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan dampak langsung kepada masyarakat, di sekitar wilayah operasional.

“Program TJSL ini kami fokuskan pada masyarakat di sekitar wilayah operasional PT KKT, dan Kami melihat semangat warga dalam mengelola lahan dan meningkatkan kesejahteraan, dan Kami ingin hadir untuk memperkuat upaya tersebut agar hasilnya lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 12 Kariangau, Jarnoto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan perusahaan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PT KKT. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan membantu meningkatkan hasil pertanian warga,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Kelompok Tani Cabe Ceria, Sri Hartati, berharap adanya pendampingan berkelanjutan agar kelompok tani dapat terus berkembang.

“Kami berharap pendampingan dan bantuan seperti ini bisa terus berlanjut. Kami ingin kelompok tani ini berkembang, hasil panen meningkat, dan bisa memberi manfaat lebih luas untuk warga sekitar,” tuturnya.

Bagi para petani, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan material, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki.

Dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, diharapkan hasil panen semakin meningkat dan jangkauan pemasaran dapat diperluas.

Program ini juga mencerminkan pendekatan PT KKT, dalam membangun kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

Perusahaan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga berupaya menciptakan fondasi ekonomi dan sosial yang kuat di lingkungan sekitar.

Ke depan, PT KKT berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa berbasis kebutuhan masyarakat, dengan fokus pada dampak nyata yang dapat dirasakan secara langsung.

Di lahan sederhana di RT 12 Kariangau, perubahan mulai tampak.

Tanaman tumbuh subur, aktivitas warga meningkat, dan harapan akan kemandirian pangan perlahan menjadi kenyataan. (INR/NZR)

banner 728x90