banner 728x90

banner 728x90

CSR BRI Gandeng DPR RI Salurkan 1.546 Paket Sembako bagi Masyarakat Samarinda.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Aksi kepedulian terhadap masyarakat terus dilakukan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Melalui kolaborasi antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) daerah pemilihan Kalimantan Timur, G. Budisatrio Djiwandono, bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Samarinda dan Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera, sebanyak 1.546 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di Kota Samarinda, Jumat (13/3/2026).

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di lingkungan Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera, Jalan Batu Bercermin, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara.

Setelah prosesi simbolis, paket sembako langsung dibagikan kepada masyarakat yang telah menunggu di lokasi kegiatan.

Warga penerima bantuan didominasi ibu rumah tangga dan pengemudi ojek online, yang sejak siang hari telah berkumpul untuk mendapatkan bantuan kebutuhan pokok tersebut.

Tim Ahli Budisatrio Djiwandono, Nasrullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR), yang diajukan melalui BRI untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Ia mengatakan, pihaknya memperoleh informasi mengenai program TJSL dari BRI yang dapat diajukan melalui jalur fraksi di DPR RI.

Informasi tersebut, kemudian ditindaklanjuti dengan mengusulkan kegiatan sosial berupa pembagian sembako bagi masyarakat di Samarinda.

“Kami mendapat informasi bahwa pada bulan Ramadan ini ada program CSR dari BRI yang dapat diajukan melalui fraksi di DPR RI. Alhamdulillah pengajuan tersebut disetujui sehingga hari ini dapat disalurkan sekitar 1.546 paket sembako Ramadan untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kota Samarinda,” ujar Nasrullah.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.

Data penerima diperoleh melalui relawan yang tersebar di sejumlah wilayah di Samarinda, dengan dukungan dari pihak yayasan yang menjadi mitra penyaluran.

Nasrullah juga menyampaikan apresiasi kepada BRI yang telah mendukung program sosial tersebut.

Ia berharap sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga legislatif dapat terus diperkuat, terutama dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI Samarinda yang telah membantu pengajuan ini. Ke depan kami berharap DPR RI dan BRI dapat terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera, Aidil Fitri, menjelaskan bahwa distribusi bantuan tidak hanya dilakukan di lokasi kegiatan.

Pihak yayasan juga akan menyalurkan paket sembako tersebut, ke sejumlah wilayah lain di Samarinda agar jangkauan bantuan semakin luas.

Menurutnya, penyaluran akan dilakukan melalui 10 titik distribusi yang tersebar di berbagai kawasan kota, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat menerima bantuan secara lebih merata.

“Paket sembako ini nantinya akan kami salurkan ke beberapa lokasi di Kota Samarinda yang tersebar di 10 titik penyaluran, sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa merasakan manfaatnya,” jelas Aidil.

Di sisi lain, Kepala BRI Cabang Samarinda, Budhy Triadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Ia menjelaskan, total bantuan yang disalurkan mencapai 1.546 paket sembako dengan nilai sekitar Rp233 juta yang didistribusikan melalui Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera.

“Penyaluran bantuan ini Kami lakukan melalui yayasan dengan total 1.546 paket sembako dengan nilai sekitar Rp233 juta,” kata Budhy.

Pengadaan paket sembako tersebut, dilakukan melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

Dan, setiap paket berisi empat jenis kebutuhan pokok, yaitu beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu.

Budhy menjelaskan, pada awalnya paket bantuan dari Bulog hanya berisi tiga komoditas, yakni beras, minyak goreng dan gula.

Namun atas permintaan pihak yayasan, paket tersebut kemudian dilengkapi dengan tambahan tepung terigu agar bantuan yang diberikan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Awalnya paket dari Bulog terdiri dari tiga jenis barang. Namun sesuai permohonan dari yayasan, akhirnya ditambahkan tepung terigu sehingga paket sembako menjadi lebih lengkap,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, proses penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama sekitar 800 paket disalurkan pada hari kegiatan, sedangkan sisanya akan didistribusikan dalam beberapa hari berikutnya melalui sejumlah titik yang telah ditentukan.

Budhy berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama Ramadan sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga keuangan, lembaga sosial, dan perwakilan rakyat dalam kegiatan kemasyarakatan.

“Harapannya bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang menerima dan dapat memperkuat kerja sama sosial antara BRI dan berbagai pihak di daerah,” pungkasnya. (TM/NZR)

banner 728x90