banner 728x90

banner 728x90

Cipta Karya Kukar Kembangkan Konsep Pasar Semi Modern Berbasis Kenyamanan dan Mutu.

Foto IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus berkomitmen meningkatkan pelayanan publik, termasuk dalam penyediaan fasilitas perdagangan yang layak dan aman bagi masyarakat.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), pembangunan Pasar Tangga Arung, menjadi salah satu prioritas strategis yang kini tengah dirancang dengan konsep semi-modern, dan berbasis kenyamanan pengunjung.

Sebagai langkah awal dalam penguatan desain serta penerapan standar bangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat, Dinas PU Kukar, khususnya Bidang Cipta Karya, melakukan studi tiru ke Pasar Segiri Samarinda.

Pasar tersebut, dikenal sebagai salah satu pasar besar dan tertata di Kalimantan Timur, dengan desain bangunan delapan lantai, luas sekitar 54.000 meter persegi, dan menampung hingga 2.560 petak usaha.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kukar, Muhammad Jamil, mengungkapkan bahwa studi tiru ini, menjadi sarana penting untuk mendapatkan referensi langsung terkait pengelolaan, desain bangunan, serta penataan ruang pasar yang mampu menjawab tantangan urbanisasi dan kebutuhan masyarakat modern.

“Pembangunan Pasar Segiri dapat menjadi inspirasi kuat, terutama dalam hal mutu bangunan, sirkulasi udara yang sehat, serta tersedianya lahan parkir yang cukup luas,” katanya, saat di temui media ini, Rabu (28/5/2025).

“Hal tersebut sangat relevan untuk, diterapkan dalam pembangunan Pasar Tangga Arung,” jelas Jamil.

Pembangunan Pasar Tangga Arung dijadwalkan rampung pada akhir 2025, dan dirancang sebagai pasar semi-modern, dengan pendekatan yang ramah terhadap lingkungan dan masyarakat.

Salah satu keunggulannya adalah tidak adanya pedagang basah, untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.

Fokus utama pembangunan pasar ini meliputi kualitas atap dak sebagai struktur utama bangunan, sistem ventilasi yang baik, serta ketersediaan parkir yang memadai.

Pemkab Kukar juga mengutamakan pendekatan komunikasi dengan para pedagang, guna meminimalisasi potensi konflik selama proses pembangunan dan transisi berlangsung.

“Pasar ini dibangun bukan hanya sebagai tempat jual beli, tetapi juga menjadi bagian dari wajah baru Kota Tenggarong sebagai pusat ekonomi dan ruang publik modern yang aman dan nyaman,” terang Jamil.

Pasar Tangga Arung diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha baru, serta menarik minat pengunjung untuk datang berbelanja dalam suasana yang lebih tertata dan bersih.

Dengan desain yang mengutamakan kenyamanan, pasar ini juga akan menjadi ruang sosial baru yang dapat memperkuat interaksi warga dalam kegiatan sehari-hari.

Melalui kegiatan studi tiru ini, Dinas PU Kukar menegaskan pentingnya perencanaan berbasis data, pengalaman lapangan, dan pembelajaran dari daerah lain, guna menghasilkan infrastruktur publik yang tidak hanya memenuhi aspek fungsional, tetapi juga estetis dan berkelanjutan.

“Kami berharap, hasil dari studi ini bisa diterapkan secara maksimal agar pembangunan Pasar Tangga Arung berjalan sesuai target dan harapan masyarakat,” pungkas Jamil. (Adv-DPU Kukar/INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90