Sumber Berita yang Akurat & Tepat
banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Bupati Aulia Dorong Pembangkit Listrik Mulut Tambang untuk Kurangi Dampak Angkutan Batu Bara

NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pengembangan sektor energi melalui gagasan pembangunan pembangkit listrik mulut tambang. Konsep ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan batu bara sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas pengangkutan komoditas tersebut.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemanfaatan batu bara secara langsung sebagai bahan baku pembangkit listrik menjadi salah satu gagasan yang perlu dikembangkan. Dengan skema tersebut, batu bara dapat diolah menjadi energi listrik di sekitar kawasan tambang sebelum disalurkan kepada masyarakat.

“Melalui pembangkit listrik mulut tambang, dampak negatif dari proses pengangkutan batu bara diharapkan bisa dikurangi karena sumber dayanya diolah terlebih dahulu menjadi listrik,” kata Aulia, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, konsep tersebut juga dapat mengubah pola distribusi hasil tambang. Jika selama ini batu bara diangkut dalam bentuk bahan mentah, melalui skema pembangkit listrik mulut tambang, energi yang dihasilkan dapat disalurkan dalam bentuk listrik.

“Jadi, yang didistribusikan bukan lagi batu bara dalam bentuk mentah, melainkan energi listrik,” ucapnya.

Selain mendorong gagasan pembangkit listrik mulut tambang, Pemkab Kukar juga terus mengawal pengembangan program listrik desa. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta sejumlah pihak terkait, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Aulia menyebut, salah satu hal yang turut dibahas ialah pengelolaan pembangkit listrik desa yang telah dibangun sebelumnya. Pemkab Kukar merencanakan kerja sama operasi (KSO) dengan PT PLN agar pengelolaan fasilitas tersebut dapat berjalan lebih optimal.

“Pembangkit listrik yang sudah kita bangun sebelumnya direncanakan untuk dikerjasamakan melalui skema KSO dengan PT PLN,” tandasnya.

Melalui rencana kerja sama tersebut, Pemkab Kukar berharap pengoperasian pembangkit listrik desa dapat berlangsung secara lebih efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan PLN juga diharapkan mampu mendukung pengembangan layanan kelistrikan agar manfaat infrastruktur yang telah dibangun dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

Pemkab Kukar pun terus mendorong optimalisasi potensi energi daerah, baik melalui pemanfaatan batu bara menjadi listrik maupun penguatan pengelolaan pembangkit di wilayah desa. Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses energi sekaligus meningkatkan manfaat sumber daya alam bagi masyarakat.(Adv/Diskominfokukar/Don)

banner 728x90