banner 728x90

banner 728x90

Bidang Bina Konstruksi Dinas PU Kukar Dorong Penguatan SDM Melalui RTKD, Fokus pada Sertifikasi dan Pembinaan Jasa Konstruksi

Foto IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melalui Bidang Bina Konstruksi, memperkuat komitmennya dalam pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor konstruksi.

Komitmen ini tercermin dari kehadiran dalam kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) 2025–2029 yang dilaksanakan oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar pada Rabu, 18 Juni 2025, di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PU Kukar, Sofyar Ardani, mengungkapkan bahwa penyusunan RTKD menjadi instrumen strategis yang sejalan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bidang yang dipimpinnya.

Bidang Bina Konstruksi memiliki peran utama, dalam pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku jasa konstruksi, serta peningkatan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di wilayah Kukar.

“RTKD memberikan arah yang jelas bagi Kami, untuk menyusun program peningkatan kapasitas tenaga kerja konstruksi secara terstruktur,” ucapnya.

“Di dalam tupoksi Kami, pembinaan jasa konstruksi bukan hanya soal teknis bangunan, tetapi juga peningkatan kualitas SDM, mulai dari pelatihan, sertifikasi, hingga pendampingan usaha kecil konstruksi,” jelas Sofyar.

Ia menambahkan, sektor konstruksi merupakan salah satu sektor padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja, sehingga pengembangannya harus disertai peningkatan kualitas dan legalitas melalui skema pembinaan berkelanjutan.

Dalam hal ini, Bidang Bina Konstruksi rutin menjalin kemitraan dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan Balai Jasa Konstruksi untuk menyelenggarakan pelatihan dan uji kompetensi bagi tenaga kerja lokal.

“Melalui RTKD, Kami bisa mengintegrasikan data kebutuhan tenaga kerja konstruksi dengan program pelatihan dan sertifikasi yang tepat sasaran,” katanya.

“Dan, ini sejalan dengan amanah Undang-Undang Jasa Konstruksi, yang menekankan pentingnya tenaga kerja bersertifikat dalam setiap pekerjaan konstruksi,” tegasnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Sofyar turut menyampaikan pernyataan Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, yang mendukung penuh penyusunan RTKD sebagai acuan penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Wiyono menyebut bahwa RTKD akan membantu setiap organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas PU, dalam memastikan bahwa setiap kegiatan infrastruktur yang direncanakan mampu memberi dampak pada peningkatan kesejahteraan tenaga kerja lokal.

“Pak Kadis menegaskan bahwa sinergi antara pembangunan fisik dan SDM adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Maka dari itu, Kami di Bidang Bina Konstruksi akan menyesuaikan program kerja agar sejalan dengan proyeksi kebutuhan tenaga kerja dalam RTKD yang sedang disusun,” ujar Sofyar menegaskan kembali arahan pimpinan.

Sosialisasi RTKD sendiri dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kukar, Drs. H. Sunggono, M.M., mewakili Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Dalam sambutan pembukaan, Sekda menekankan pentingnya penyusunan dokumen RTKD berbasis data dan riset lapangan, mencakup sektor formal dan informal, sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan daerah yang berkelanjutan.

Sebagai narasumber, hadir Koordinator Perencanaan Ketenagakerjaan Makro Kementerian Ketenagakerjaan RI, Rini Nurhayati, S.E., M.T., yang menyampaikan materi mengenai arah kebijakan nasional dalam penyusunan RTKD 2025–2029.

Ia memaparkan pendekatan makro perencanaan tenaga kerja, termasuk metodologi proyeksi kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja berdasarkan sektor strategis.

Sofyar menyebut bahwa semua masukan dalam forum ini, menjadi referensi penting bagi Dinas PU Kukar, khususnya Bidang Bina Konstruksi, dalam menyusun rencana kerja yang mendukung pelaksanaan RTKD.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pelaku jasa konstruksi lokal, dalam mendukung proyek pembangunan daerah agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat Kukar secara langsung.

“Kami menargetkan ke depan akan lebih banyak tenaga kerja konstruksi lokal yang memiliki sertifikat kompetensi dan mampu bersaing dalam proyek-proyek berskala besar,” terangnya.

“Penguatan SDM konstruksi ini menjadi prioritas Kami, seiring dengan peningkatan mutu pembangunan infrastruktur di Kukar,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar/INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90