NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis yang disediakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar. Layanan ini terbuka bagi seluruh kelompok usia untuk membantu mendeteksi penyakit lebih awal sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Mufiddah, menjelaskan pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh sebelum penyakit berkembang lebih serius. Melalui deteksi dini, masyarakat diharapkan dapat segera melakukan pencegahan maupun memperoleh penanganan medis apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.
“Program Cek Kesehatan Gratis ini bertujuan mendeteksi sejak dini berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular,” ujar Ismi, Rabu (14/10/2026).
Ia menyebutkan, sejumlah penyakit seperti diabetes dan hipertensi dapat diketahui melalui pemeriksaan kesehatan. Indikator berupa kadar gula darah atau tekanan darah yang tinggi dapat menjadi tanda awal agar masyarakat segera mengambil langkah yang diperlukan.
“Misalnya ditemukan kadar gula darah atau tekanan darah tinggi, masyarakat bisa segera melakukan pencegahan dan mendapatkan penanganan yang sesuai,” jelasnya.
Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi orang dewasa atau lanjut usia. Dinkes Kukar menetapkan seluruh masyarakat sebagai sasaran, mulai dari bayi baru lahir, anak usia sekolah, kelompok dewasa hingga lansia.
“Semua kelompok usia menjadi sasaran program ini, mulai dari bayi baru lahir, anak sekolah, orang dewasa hingga lanjut usia,” ungkapnya.
Untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, layanan Cek Kesehatan Gratis telah dilaksanakan melalui seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang tersebar di wilayah Kukar. Masyarakat dapat mendatangi puskesmas untuk memperoleh pemeriksaan sesuai dengan layanan yang tersedia.
“Pelaksanaannya melibatkan seluruh puskesmas di Kukar, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut di wilayah masing-masing,” tuturnya.
Selain pemeriksaan secara perorangan, Dinkes Kukar juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengikuti layanan secara berkelompok. Pemeriksaan dapat dilakukan di satu lokasi apabila masyarakat mengajukan pelaksanaan bersama, sehingga akses layanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Kalau masyarakat ingin melakukan pemeriksaan secara berkelompok di suatu tempat, layanan ini juga bisa dilaksanakan bersama-sama,” sebutnya.
Ismi mengimbau masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan tersebut, terutama untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. Untuk mengikuti pemeriksaan, warga cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP), khususnya bagi masyarakat yang memiliki identitas kependudukan Kukar.
“Persyaratannya cukup membawa KTP, terutama bagi masyarakat yang memiliki KTP Kutai Kartanegara,” tandasnya.(Adv/Diskominfokukar/Don)













