banner 728x90

banner 728x90

Tingkatkan Aksesibilitas, Dinas PU Kukar Genjot Proyek Jalan Strategis. Wiyono Sebut Proyek Dilakukan Bertahap, Prioritaskan Sisi Jalan dengan Dampak Lalu Lintas Tertinggi.

Foto IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Lalu lintas di kawasan Muso Bin Salim, Tenggarong, selama ini kerap tersendat akibat lebar jalan yang tak lagi memadai.

Kini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai bergerak melakukan pelebaran jalan di kawasan strategis tersebut.

Jalan Muso Bin Salim dikenal sebagai akses utama, menuju sejumlah perkantoran penting di Tenggarong.

Mulai dari Dinas Kesehatan hingga Kantor Kelurahan Melayu, berbagai kantor pemerintahan berdiri di sepanjang jalur ini, membuat arus kendaraan semakin padat setiap tahunnya.

“Ruas jalan ini jadi titik krusial, karena digunakan setiap hari oleh pegawai, masyarakat, hingga kendaraan layanan publik,” ucap Kadis PU Kukar saat di temui media ini, Kamis (22/5/2025).

“Dengan kondisi sempit, tentu rawan macet dan bisa membahayakan,” jelasnya.

Meski proyek telah dimulai, pelaksanaannya belum bisa menyasar keseluruhan ruas.

Untuk tahun anggaran 2025, pelebaran difokuskan hanya di satu sisi jalan.

Hal itu, kata Kadis PU Kukar, disebabkan oleh terbatasnya dana pembangunan saat ini.

“Kita mulai dengan satu sisi dulu, dan ini langkah awal, di tahun depan baru akan disambung ke sisi satunya,” ujarnya menjelaskan.

Saat di singgung terkait pembangunan memakan badan jalan, ia pun mengatakan bahwa proyek ini tidak hanya menyasar badan jalan.

Pemerintah daerah juga akan membenahi drainase di sepanjang jalur tersebut, dengan kombinasi pelebaran jalan dan saluran air ini, diharapkan mampu menunjang ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang, terutama menghadapi musim hujan.

Lebar jalan yang ditargetkan mencapai sekitar delapan meter. Meski tak selebar Jalan Imam Bonjol, yang lebih dulu diperluas, proyek ini tetap mengusung pendekatan desain serupa.

Hanya saja, banyaknya gedung perkantoran yang sudah dibangun lengkap dengan pagar, membuat ruang untuk perluasan cukup terbatas.

“Kami tidak bisa memaksakan seperti di tempat lain karena lahannya padat, akan tetapi Kami pastikan hasil akhirnya tetap aman dan fungsional,” tegas Wiyono.

Ia menekankan bahwa proyek ini, adalah bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam membenahi infrastruktur dasar, yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Harapannya, dengan pelebaran jalan ini, pergerakan kendaraan bisa lebih lancar dan masyarakat merasa lebih nyaman dalam beraktivitas.

“Kami paham kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang layak, dan Kami akan lanjutkan secara bertahap hingga semua sisi rampung,” tutupnya. (Adv-DPU Kukar/INR)

banner 728x90