banner 728x90

banner 728x90

Transformasi Infrastruktur Kukar Investasi Rp1,372 Triliun. Linda Juniarti: Tingkatkan Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara Linda Juniarti

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dalam upaya meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kukar, Linda Juniarti, menyebutkan anggaran untuk 275 paket pekerjaan infrastruktur dengan total dana mencapai Rp1,372 triliun.

Program ini bertujuan, untuk memperkuat infrastruktur dasar yang esensial bagi pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pembangunan Jembatan Sebulu tahap pertama, yang telah dianggarkan sebesar Rp2,3 miliar. Jum’at (9/8/2024)

Linda menjelaskan bahwa proyek ini merupakan langkah awal dan direncanakan untuk berlanjut pada tahun 2025.

Pembangunan jembatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas warga di sekitar area tersebut.

Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada penyelesaian ruas jalan sepanjang 2,3 kilometer di wilayah hulu Kukar yang menghubungkan Kota Bangun dengan Kenohan.

Dengan alokasi anggaran sebesar Rp22 miliar, proyek ini, juga mencakup pembangunan dua jembatan penting yang diharapkan akan memudahkan akses ke Desa Kedang Ipil, yang selama ini, terhambat oleh infrastruktur yang kurang memadai.

Di Kedang Ipil sendiri, terdapat lima paket pekerjaan yang akan dibiayai oleh APBD sebesar Rp29,1 miliar dan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit sebesar Rp17,4 miliar.

Linda menegaskan bahwa meskipun jembatan kayu yang ada saat ini masih bisa dilalui kendaraan pribadi, jembatan tersebut tidak layak untuk kendaraan pengangkut material, sehingga diperlukan pembangunan infrastruktur yang lebih kuat dan aman.

Linda juga menyoroti proyek penyelesaian jalur alternatif Jongkang-Karang Paci, yang akan dibiayai melalui APBD sebesar Rp21,2 miliar dan bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar.

Proyek ini, akan dilaksanakan secara bertahap untuk mengantisipasi potensi longsor di jalur Tenggarong Seberang-Samarinda, yang merupakan jalur vital bagi transportasi.

Tidak kalah penting, rencana pelebaran jalan di Kota Tenggarong, termasuk di Jalan Awang Sabran, juga menjadi bagian dari upaya ini dengan anggaran sebesar Rp15 miliar.

Linda menyebutkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), PLN, PDAM, dan Telkom, untuk memastikan keselarasan proyek dengan utilitas yang ada.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mengatasi masalah genangan air di Jalan Melati dengan alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar.

Selain itu, pelebaran dan pembuatan saluran drainase di Jalan Imam Bonjol akan dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp15 miliar, yang diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Di sektor pesisir Kukar, Bina Marga akan berfokus pada ruas jalan Anggana-Muara Badak.

“Kami akan menyelesaikan sekitar 2,5 KM dari total 20 KM yang direncanakan, sesuai dengan anggaran tahun ini,” ungkap Linda, saat di temui belum lama ini.

Dengan pelaksanaan berbagai proyek ini, diharapkan infrastruktur di Kabupaten Kukar dapat meningkat secara signifikan, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Pemerintah berharap semua inisiatif ini, dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kukar. (ADV/DPU_KUKAR/INR)

banner 728x90