NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Sorak sorai bergema di GOR Kadrie Oening Sempaja, Selasa (16/9/2025). Tim futsal SMK Medika Samarinda berhasil mengukir kemenangan perdana dengan skor 2-0 atas SMK Katolik pada laga pembuka Futsal Series Regional Samarinda.
Bagi tim Medika, kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan hasil dari disiplin, kerja keras, dan pengorbanan para siswa yang rela mengorbankan waktu belajar demi latihan.
Kapten tim, Muhammad Wirawan (18), mengungkapkan persiapan mereka jauh dari kata instan.
“Kami latihan dua bulan penuh, berpindah-pindah lapangan dari Cimom, Vico, hingga sekolah. Kepala sekolah memberi Kami dispensasi belajar agar fokus mempersiapkan diri. Dukungan itu sangat berarti,” ujarnya.
Wirawan yang sebelumnya pernah membawa Medika juara nasional, kini mengusung tekad besar: membawa timnya kembali ke Jakarta untuk mempertahankan gelar juara.
“Target kami jelas, back to back juara nasional,” katanya penuh percaya diri.
Di balik kemenangan tim, ada peran besar sekolah. Kepala SMK Medika, **Musmuliadi**, bahkan meliburkan kegiatan belajar di hari pertandingan agar seluruh siswa bisa mendukung tim futsal.
“Anak-anak ini bukan hanya mewakili sekolah, tapi juga Samarinda dan Kalimantan Timur, dan Kami siapkan mereka dengan serius, melibatkan tiga pelatih: teknik, fisik, dan kiper. Harapannya mereka bisa kembali harumkan nama Kaltim di tingkat nasional,” jelas Musmuliadi.
Ia juga berharap perhatian pemerintah dan perusahaan swasta untuk mendukung atlet pelajar.
“Mereka sudah berjuang, tinggal dukungan finansial dan fasilitas yang perlu ditambah, dan jangan sampai prestasi mereka terhambat hanya karena kurang dukungan,” tegasnya.
Futsal Series Regional Samarinda diikuti 24 tim sekolah, termasuk satu tim dari Sangatta Utara yang kembali mendapat kesempatan tampil karena menjadi finalis tahun lalu.
Pemenang kompetisi enam hari ini, akan mewakili Kaltim ke tingkat nasional di Jakarta pada November 2025.
PIC Futsal Series Samarinda, Aditya Karisma, menjelaskan bahwa Samarinda dan Balikpapan adalah dua regional yang mewakili Kaltim.
“Balikpapan sudah selesai, juaranya SMKN 1 Balikpapan. Kini giliran Samarinda mencari wakilnya,” katanya.
Bagi para siswa Medika, futsal bukan sekadar olahraga, melainkan panggung untuk membuktikan kerja keras mereka.
Dukungan keluarga, sekolah, dan teman sebaya menjadi energi tambahan dalam perjalanan menuju gelar juara.
“Ini baru langkah pertama, dan Kami akan terus belajar dari pertandingan ini agar lebih siap menghadapi laga berikutnya,” tutup Wirawan.
Kemenangan 2-0 di laga perdana menjadi bukti nyata: semangat, disiplin, dan dukungan yang kuat bisa melahirkan prestasi.
Kini, SMK Medika Samarinda hanya tinggal selangkah demi selangkah menjaga konsistensi, untuk kembali mengangkat trofi juara nasional. (INR)















