banner 728x90

banner 728x90

Legislator Kaltim Sebut Wajah Samarinda Berubah Signifikan di Era Andi Harun.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA — Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Suwandi, menilai kinerja Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menunjukkan hasil yang efektif dalam mendorong perubahan di Kota Tepian, terutama dalam penanganan banjir dan penataan kawasan perkotaan.

Pernyataan itu disampaikan Agus di Gedung DPRD Kaltim, Samarinda, Kamis (16/4/2026), menyusul meningkatnya penilaian publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya harus jujur mengatakan, beliau berhasil,” kata Agus.

Agus menyebut, penilaian tersebut tidak berdiri sendiri. Berdasarkan hasil serapan aspirasi saat kegiatan reses di daerah pemilihannya, Kota Samarinda, mayoritas warga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Andi Harun.

Menurut dia, isu penanganan banjir menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi persepsi positif masyarakat.

Selama ini, banjir kerap menjadi persoalan berulang di Samarinda, namun belakangan dinilai mulai menunjukkan perbaikan.

“Setiap reses, saya mendengar langsung dari masyarakat. Mereka melihat ada upaya konkret dalam penanganan banjir,” ujarnya.

Selain itu, Agus juga menyinggung hasil survei yang mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Wali Kota Samarinda mencapai sekitar 80 persen.

Angka tersebut, menurut dia, mencerminkan adanya perubahan yang dirasakan secara luas oleh warga.

Perubahan itu tidak hanya terbatas pada sektor infrastruktur pengendalian banjir, tetapi juga pada penataan kawasan Kota.

Pengembangan Teras Samarinda di Tepian Mahakam, revitalisasi GOR Segiri, hingga pembenahan Balai Kota disebut, sebagai bagian dari upaya memperbaiki wajah kota dan meningkatkan kualitas ruang publik.

Agus menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pembiayaan yang melibatkan berbagai Pemerintahan.

Ia menyebut kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Pemerintah Kota Samarinda menjadi faktor penting dalam merealisasikan program pembangunan.

“Penanganan banjir membutuhkan dukungan anggaran besar. Karena itu, kolaborasi menjadi hal yang tidak bisa dihindari,” kata Agus.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Samarinda, Agus menyatakan akan terus mendorong penguatan dukungan anggaran, khususnya untuk sektor infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

Ia juga menilai pola kolaborasi lintas Pemerintahan yang diterapkan di Samarinda dapat menjadi rujukan bagi daerah lain di Kalimantan Timur, dalam mengatasi persoalan pembangunan yang serupa.

“Pendekatan seperti ini bisa menjadi model untuk daerah lain,” ujarnya.

Agus menambahkan, keberlanjutan program pembangunan dan konsistensi kebijakan akan menjadi faktor penentu dalam menjaga tingkat kepuasan publik ke depan.

“Yang terpenting adalah menjaga konsistensi dan memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (INR/NZR)

banner 728x90