banner 728x90

banner 728x90

Kajari Samarinda Tutup Adhyaksa Padel Tournament 2025. Firmansyah Subhan: Turnamen padel perdana Adhyaksa di Kaltim jadi ajang sportivitas, silaturahmi, dan lahirkan atlet berprestasi.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Suasana hangat menyelimuti Audrey Sport Center pada Minggu (31/8) malam. Sorak tepuk tangan dan wajah penuh semangat mengiringi penutupan Adhyaksa Padel Tournament Kaltim 2025 yang ditutup secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samarinda, Firmansyah Subhan, SH., MH.

Turut hadir dalam acara penutupan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda, H. Muslimin, Owner Audrey Sport Center, H. Andrey, serta jajaran Kejaksaan Negeri Samarinda.

Dalam sambutannya, Kajari Samarinda mengapresiasi keberhasilan turnamen padel perdana yang digagas insan Adhyaksa di Kalimantan Timur.

Ia menyebut Audrey Sport Center sebagai pelopor olahraga padel di Kaltim.

“Audrey Sport Center adalah pencetus lahirnya atlet-atlet padel, dan Saya mengajak Kita semua mendukung lahirnya perkumpulan resmi padel di bawah KONI,” ucapnya.

“Semoga nanti ada lapangan cabang olahraga padel yang lebih besar, dan Audrey Sport Center menjadi pelopornya,” ujar Firmansyah.

Ia juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, yang mendukung terlaksananya turnamen ini.

“Berkat kerja sama tim kejaksaan, Audrey Sport Center, dan dukungan dari Kadisporapar Samarinda, kegiatan ini bisa sukses, serta Saya ucapkan terima kasih kepada H. Andrey atas dukungan dan donasi yang besar bagi suksesnya acara ini,” ungkapnya.

Firmansyah mengakui, sebagai turnamen pertama yang dilaksanakan kejaksaan, tentu masih ada kekurangan.

“Kami mohon maaf bila masih ada yang kurang. Tetapi saya yakin, turnamen ini membuka mata Kami bahwa olahraga bisa jadi ruang kebersamaan, sportivitas, dan prestasi, dan harapan saya, kegiatan ini bisa dilanjutkan tahun depan,” katanya.

Kepada para peserta, Kajari Samarinda memberikan pesan humanis.

“Selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan di tahun berikutnya,” tuturnya.

“Yang penting Kita tetap menjunjung sportivitas, dan menjaga semangat kebersamaan,” pungkasnya.

Turnamen ini sendiri mencatat antusiasme tinggi dengan diikuti **140 pasangan peserta** dari berbagai daerah, bahkan hingga luar Kaltim.

Mereka berlaga dalam tiga kategori: Men’s Open, Women’s Open, dan Bronze (Pemula), dengan total hadiah sebesar Rp70 juta.

Selain sebagai ajang kompetisi, Adhyaksa Padel Tournament 2025 juga menjadi ruang silaturahmi antarinstansi, masyarakat, dan insan olahraga.

Dengan penutupan yang penuh makna ini, turnamen padel perdana kejaksaan di Kaltim, diharapkan menjadi pijakan awal untuk melahirkan atlet padel berprestasi sekaligus mempererat kebersamaan. (INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90