NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sedang dalam tahap akhir pembangunan bunker radioterapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit, Tenggarong. Kepala DPU Kukar, Wiyono, mengungkapkan bahwa proyek penting ini diharapkan selesai pada tahun ini, dan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas alat kesehatan mutakhir untuk pengobatan kanker. Selasa(2/9/2024)
Wiyono menjelaskan bahwa pembangunan bunker ini bertujuan untuk memberikan layanan radioterapi yang aman dan efektif bagi pasien kanker di wilayah Kutai Kartanegara.
“Fasilitas ini dirancang, untuk meningkatkan kualitas pengobatan, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan,” ucapnya ke media ini.
“Dengan adanya fasilitas yang memadai, kami berharap dapat memberikan harapan baru bagi pasien dan keluarganya,” ujarnya.
“Proyek ini diharapkan, tidak hanya akan memperkuat layanan kesehatan di Kukar, tetapi juga menjawab tingginya kebutuhan akan fasilitas pengobatan kanker yang modern di daerah tersebut.
“Bunker ini, akan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperbaiki akses layanan kesehatan, terutama bagi pasien yang membutuhkan radioterapi,” tambah Wiyono.
Lebih lanjut, Wiyono menjelaskan bahwa setelah selesai, bunker radioterapi ini tidak hanya akan melayani pasien dari Kabupaten Kukar, tetapi juga akan menjadi rujukan bagi pasien dari daerah sekitar, yang sebelumnya harus beralih ke rumah sakit di luar daerah.
“Dengan adanya bunker radioterapi, kita berharap dapat mengurangi rujukan pasien ke luar daerah, sehingga mereka dapat menjalani pengobatan dengan dukungan keluarga di dekat mereka,” katanya.
Pembangunan bunker ini, menjadi salah satu prioritas DPU Kukar dalam upaya meningkatkan infrastruktur kesehatan di daerah.
Dengan dukungan anggaran dan perencanaan yang matang, DPU Kukar berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu.
Wiyono juga menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, untuk memastikan bahwa semua fasilitas dan alat kesehatan yang diperlukan tersedia dan siap digunakan setelah bunker selesai dibangun.
“Kami akan bekerja keras untuk memastikan bahwa RSUD AM Parikesit dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang lebih baik dan komprehensif bagi masyarakat, terutama dalam bidang pengobatan kanker,” katanya.
Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan RSUD AM Parikesit dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, meningkatkan kualitas hidup pasien kanker, dan menjadi salah satu contoh keberhasilan pembangunan infrastruktur kesehatan di Kabupaten Kukar. (ADV/DPU_KUKAR/INR)















