Sumber Berita yang Akurat & Tepat
banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Aulia Tekankan Kualitas Program, OPD Kukar Diminta Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran

NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menjaga efektivitas pelaksanaan program menjelang akhir 2026. Penyelesaian kegiatan tahun berjalan harus diimbangi dengan persiapan perencanaan 2027 agar target pembangunan daerah tetap berjalan sesuai arah kebijakan.

Aulia menilai, pejabat administrator memiliki tanggung jawab penting dalam menggerakkan program di masing-masing perangkat daerah. Mereka harus mampu mengoordinasikan pekerjaan, memastikan kegiatan berjalan sesuai sasaran, sekaligus menyiapkan langkah untuk mendukung pencapaian program Kukar Idaman Terbaik.

“Kita memiliki dua pekerjaan besar di akhir tahun 2026. Pertama, kita harus mengeksekusi sisa-sisa kegiatan di tahun 2026. Kedua, kita juga harus mempersiapkan perencanaan kegiatan untuk tahun 2027,” ucap Aulia, Jum’at (16/10/2026).

Untuk memperkuat koordinasi tersebut, ia mengibaratkan pejabat administrator sebagai playmaker dalam sepak bola. Peran itu bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga mengatur alur dan menghubungkan setiap bagian agar tujuan bersama dapat dicapai.

Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan program perlu berjalan beriringan. Dengan demikian, kegiatan yang masih tersisa dapat diselesaikan secara terarah, sementara program tahun depan disusun berdasarkan kebutuhan dan target yang jelas.

“Dengan begitu, target-target kerja dan kinerja kita pada tahun ini bisa tercapai dan sekaligus bisa merencanakan dengan baik program untuk tahun 2027. Sehingga target capaian Kukar Idaman Terbaik dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Dalam pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Kukar juga akan menyesuaikan pembiayaan dengan target program dan kemampuan anggaran yang tersedia. Aulia menegaskan, prinsip *money follow program* tetap menjadi acuan agar penggunaan anggaran berorientasi pada kegiatan yang dibutuhkan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pembiayaannya akan kita sesuaikan dengan target capaian sampai akhir tahun. Tujuannya agar kita tidak menyisakan banyak SiLPA dan anggaran yang ada bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” sebutnya.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap menargetkan realisasi anggaran hingga 100 persen. Aulia mengingatkan, target tersebut harus dicapai dengan mempertimbangkan kondisi pelaksanaan di lapangan, bukan dengan memaksakan kegiatan yang tidak direncanakan secara matang.

“Untuk kondisi sekarang, kita masih memasang target di angka 100 persen. Namun, sekali lagi, dalam proses pelaksanaannya kita tetap berusaha menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” bebernya.

Aulia menegaskan, pengejaran serapan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk melaksanakan kegiatan secara sembarangan. Program prioritas yang telah ditetapkan dalam Kukar Idaman Terbaik harus tetap menjadi perhatian, termasuk upaya menyediakan akses internet di seluruh desa di Kukar.

“Saya tidak ingin karena kita mengejar realisasi anggaran, kemudian kita membuat kegiatan secara sembarangan di lapangan,” tegasnya.

Selain akses internet desa, Pemkab Kukar memastikan kegiatan rutin di tengah masyarakat tetap mendapat dukungan. Gotong royong dan musyawarah RT menjadi bagian dari aktivitas yang diharapkan terus berjalan, termasuk pemenuhan anggaran insentif bagi para ketua RT hingga akhir tahun.

“Insentif untuk teman-teman RT juga kami pastikan tersedia dengan baik sampai akhir tahun,” tandasnya.(Adv/diskominfokukar/Don)

banner 728x90