banner 728x90

banner 728x90

Air Bendungan Benanga Naik Signifikan, Balai Wilayah Sungai IV Himbau Warga Untuk Waspada

Nawalapost.com, SAMARINDA – Bendungan Lempake di Kota Samarinda saat ini berada dalam status keadaan darurat setelah ketinggian muka air waduk meningkat signifikan.

Hal ini disampaikan melalui surat resmi yang diterbitkan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda, dengan alasan meningkatnya elevasi muka air waduk yang mencapai +8,10 meter, lebih tinggi dibandingkan elevasi normal yang seharusnya berada di angka +7,20 meter, dan puncak bendungan sendiri tercatat pada +9,50 meter.

Kondisi ini terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi di kawasan hulu waduk, yang menyebabkan volume air yang mengalir ke bendungan meningkat.

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV, Yosiandi Rap Wicaksono, menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan muka air yang lebih tinggi, pihaknya telah membuka pintu air untuk melepaskan sebagian air ke hilir.

“Selain itu, pemantauan terhadap perubahan ketinggian air terus dilakukan secara intensif,” ucap Yosiandi melalui keterangan tertulis ke media ini, Selasa (28/1/2025).

“Sejak pagi hari, Kami sudah melakukan berbagai langkah mitigasi, dengan membuka pintu air untuk mengurangi volume air yang ada,” ujarnya.

“Kami terus memantau perkembangan dan akan mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan,” kata Yosiandi Rap Wicaksono.

Dengan adanya kondisi ini, BWS Kalimantan IV juga mengimbau kepada masyarakat yang berada di hilir Bendungan Lempake, untuk tetap waspada terhadap potensi genangan yang bisa terjadi.

Beberapa daerah yang diperkirakan terimbas oleh kenaikan muka air ini antara lain Perumahan Bengkuring, Betapus, Jalan Pemuda, Jalan Dr. Soetomo, Jalan S. Parman, Jalan Cendrawasih, Jalan Gelatik, serta Kampus Universitas Mulawarman (UNMUL).

“Karena potensi genangan ini, Kami berharap agar warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut segera mengambil langkah-langkah antisipasi,” ungkap Kepala BWS Kalimantan IV.

“Dan, Kami juga akan terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, untuk memastikan keselamatan warga,” tambah Yosiandi.

Pihak BWS Kalimantan IV juga, telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk BPBD Kota Samarinda, Polresta Samarinda, dan Kodim 0901 Samarinda, untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan.

Yosiandi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, dan pihaknya akan terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat terkait perkembangan situasi ini.

“Kami mengimbau agar masyarakat mengikuti arahan dari pemerintah setempat, agar potensi dampak bisa diminimalisir,” ujar Yosiandi menutup pernyataannya.

Dengan keadaan darurat ini, pihak berwenang berharap masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi akibat kenaikan muka air di Bendungan Lempake.(MNA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90