NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat pemantapan persiapan ekspos pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar tersebut membahas kesiapan seluruh bidang, mulai dari penataan arena hingga fasilitas pendukung sebelum dipaparkan kepada panitia provinsi dan perwakilan kabupaten/kota.
Sekda Kukar, Sunggono, mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari tahapan akhir persiapan bahan ekspos yang dijadwalkan berlangsung di Pendopo Bupati Kukar. Seluruh bidang dan panitia pelaksana telah menyampaikan perkembangan persiapan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ekspos tersebut rencananya dihadiri perwakilan seluruh kabupaten/kota di Kaltim, unsur Pemerintah Provinsi Kaltim, serta pihak terkait lainnya. Melalui agenda itu, Kukar akan memaparkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQH tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah menuntaskan tahapan persiapan awal untuk bahan ekspos yang akan disampaikan besok. Dari hasil diskusi, seluruh bidang dan panitia sudah menyampaikan kesiapan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Mudah-mudahan pelaksanaannya nanti berjalan sebagaimana yang telah direncanakan,” ujar Sunggono, usai melakukan rapat, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah penyempurnaan teknis menyusul adanya perubahan konsep, termasuk penyesuaian lokasi dan pengaturan penjagaan. Salah satu perhatian panitia adalah menjaga ketertiban sekaligus estetika panggung dan arena utama selama kegiatan berlangsung.
Penataan media publikasi seperti spanduk, baliho, dan ucapan selamat juga menjadi pembahasan. Panitia akan mengatur ukuran serta lokasi pemasangannya agar seluruh area kegiatan terlihat lebih tertata dan tidak mengganggu pelaksanaan acara.
Pengaturan itu turut berlaku bagi organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, maupun kelurahan yang ingin menyampaikan dukungan melalui pemasangan media ucapan. Dengan adanya ketentuan tersebut, penempatan setiap media dapat dikoordinasikan sesuai lokasi yang telah ditentukan.
“Beberapa hal kecil memang masih kami sempurnakan, termasuk penataan spanduk dan baliho. Ukurannya akan diseragamkan dan lokasinya diatur agar arena utama tetap tertib serta terlihat rapi. Semua tadi sudah kami diskusikan dan disepakati bersama,” jelasnya.
Terkait progres keseluruhan, Sunggono menyebut persiapan pelaksanaan MTQH XLVI Kaltim di Kukar belum mencapai 100 persen. Namun, berdasarkan hasil pemantauan dan pembahasan bersama panitia, tingkat kesiapan saat ini telah berada di atas 80 persen. Sejumlah tahapan masih harus diselesaikan sebelum pelaksanaan.
Selain penataan arena, pemerintah daerah juga memastikan kesiapan akomodasi bagi kafilah dari berbagai kabupaten/kota. Sunggono bersama pengurus inti sebelumnya telah turun langsung melakukan pengecekan terhadap hotel dan sejumlah penginapan yang disiapkan sesuai arahan Bupati Kukar.
Pengecekan mencakup lokasi penginapan bagi kafilah dari Balikpapan, Samarinda, Berau, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu. Tidak seluruh peserta akan ditempatkan di hotel karena panitia juga menyiapkan alternatif penginapan berupa homestay dengan memanfaatkan rumah penduduk.
Salah satunya untuk kafilah Kutai Timur yang direncanakan menggunakan beberapa rumah warga sebagai tempat menginap. Sunggono memastikan lokasi-lokasi yang telah ditinjau tersebut dinilai representatif untuk memenuhi kebutuhan akomodasi para peserta selama mengikuti kegiatan.
“Tidak semuanya di hotel. Ada juga yang menggunakan penginapan dan homestay. Misalnya, kafilah Kutai Timur akan menggunakan beberapa rumah penduduk. Lokasi-lokasi tersebut sudah kami cek dan kondisinya sangat representatif untuk dijadikan tempat menginap kafilah,” tandasnya.
Pemkab Kukar terus mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan MTQH XLVI Kaltim 2026 agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Pemantapan teknis, penataan arena, serta kesiapan akomodasi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyambut kedatangan kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim.(Adv/diskominfokukar/Don)













