Sumber Berita yang Akurat & Tepat
banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Atasi Hama Padi di Danau Semayang, Dispertan Kukar Berikan Bantuan Pestisida

NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Kebiasaan menggunakan solar untuk mengendalikan hama tanaman padi di kawasan Danau Semayang menjadi perhatian Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Untuk membantu masyarakat beralih ke penanganan hama yang lebih sesuai, Dispertan telah menyalurkan bantuan pestisida dan akan memantau kebutuhan warga di lapangan.

Kepala Dispertan Kukar, Moh. Rifani, menjelaskan praktik tersebut telah dilakukan sebagian masyarakat selama beberapa tahun. Menurutnya, kebiasaan itu tidak terlepas dari kondisi warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan dan memiliki keterbatasan akses terhadap sarana serta pengetahuan pertanian.

“Penggunaan solar untuk menangani hama di Danau Semayang merupakan kearifan lokal masyarakat setempat. Sebelumnya, dukungan dari kami belum menjangkau wilayah tersebut dan baru sekarang mulai masuk,” ujar Rifani, Jum’at (16/10/2026).

Ia mengungkapkan, sebagian warga menyemprotkan solar ke batang tanaman padi yang terserang hama. Berdasarkan pengalaman mereka, cara tersebut dianggap membantu tanaman tetap menghasilkan panen. Namun, praktik itu dilakukan ketika akses terhadap pestisida masih terbatas.

“Beberapa masyarakat memang sudah bertahun-tahun menyemprot tanaman padi menggunakan solar. Menurut pengalaman mereka, tanaman tersebut masih bisa dipanen,” jelasnya.

Rifani mengatakan, kondisi sosial dan mata pencaharian warga perlu menjadi pertimbangan dalam memberikan pendampingan. Ketika musim kemarau tiba dan hasil tangkapan ikan berkurang, sebagian nelayan mencoba menanam padi sebagai alternatif penghasilan. Akan tetapi, keterbatasan pengetahuan mengenai pengendalian hama membuat mereka menggunakan bahan yang tersedia.

“Mereka sebenarnya bukan petani, melainkan nelayan. Saat kemarau, mereka kesulitan mencari ikan. Ketika mencoba bertani, keterbatasan pengetahuan dan akses membuat mereka menggunakan bahan yang dianggap bisa membunuh hama,” ungkapnya.

Meski masyarakat mengaku masih dapat memanen padi setelah menggunakan solar, Dispertan Kukar memilih memberikan alternatif berupa pestisida. Langkah ini dilakukan agar warga memiliki sarana yang lebih sesuai untuk menangani serangan hama pada tanaman mereka.

“Karena itu, kemarin kami memberikan bantuan pestisida dan sudah menyalurkannya. Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi menggunakan solar,” katanya.

Bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Danau Semayang tercatat sekitar empat dus pestisida. Dispertan Kukar juga akan terus memantau kondisi di lapangan untuk mengetahui apakah bantuan tersebut telah mencukupi kebutuhan pengendalian hama pada tanaman padi.

Rifani menegaskan, penyaluran bantuan dapat kembali dilakukan apabila kebutuhan masyarakat masih belum terpenuhi. Dengan pemantauan tersebut, pihaknya berharap penanganan hama di kawasan Danau Semayang dapat berjalan lebih baik dan membantu menjaga hasil pertanian warga.

“Kalau tidak salah, pestisida yang sudah kami salurkan sekitar empat dus. Kami juga terus memantau. Jika memang masih diperlukan, bantuan akan kami kirimkan kembali,” tandasnya.(Adv/diskominfokukar/Don)

banner 728x90