banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

DPC PSI Samarinda Utara Cetak Pelaku UMKM Baru, Pelatihan Bouquet Jadi Langkah Awal Pemberdayaan Warga.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Samarinda Utara terus memperluas program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Pelatihan Kreasi Membuat Flower Bouquet bagi warga di Jalan AMD Villa Algamas Blok E Nomor 16, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Minggu (26/7/2026).

Pelatihan yang digagas Divisi UMKM DPC PSI Samarinda Utara itu diikuti puluhan peserta, mayoritas kaum perempuan.

Mereka mendapatkan pembekalan mulai dari teknik dasar merangkai bouquet, pemilihan bahan baku, perpaduan warna, teknik pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran agar produk memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.

Untuk memberikan materi yang aplikatif, panitia menghadirkan Owner Afna Project Flower Bouquet & Gifts, Fida, sebagai narasumber.

Para peserta juga memperoleh kesempatan praktik secara langsung, sehingga mampu memahami proses pembuatan bouquet dari awal hingga siap dipasarkan.

Ketua DPC PSI Samarinda Utara, Ifam Irwiyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan agar masyarakat mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Semoga melalui pelatihan ini dapat menambah nilai ekonomi, meningkatkan keterampilan, dan nantinya bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha untuk menambah pendapatan ibu-ibu,” ujarnya.

Ifam menjelaskan, pelatihan merangkai bouquet merupakan program perdana Divisi UMKM DPC PSI Samarinda Utara.

Program tersebut, melengkapi berbagai kegiatan sosial yang sebelumnya telah dijalankan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, kerja bakti di lingkungan RT, hingga kegiatan silaturahmi dan kunjungan kepada masyarakat.

Ia menilai, pengembangan UMKM menjadi langkah lanjutan dalam menghadirkan program yang lebih produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima manfaat dari kegiatan sosial, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” katanya.

Sementara itu, Divisi UMKM DPC PSI Samarinda Utara, Sureni, mengungkapkan pelaksanaan pelatihan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa pelatihan keterampilan praktis, seperti merangkai bouquet memang dibutuhkan warga sebagai bekal membuka usaha rumahan.

Sureni menjelaskan, pemilihan materi pelatihan bukan dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan hasil survei yang dilakukan pengurus ke sejumlah RT di wilayah Samarinda Utara.

Dari hasil penjaringan aspirasi tersebut, pelatihan merangkai bouquet menjadi salah satu usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat, karena dinilai memiliki prospek usaha yang menjanjikan dengan modal yang relatif terjangkau.

“Program ini Kami pilih karena merupakan permintaan masyarakat, dan sebelumnya Kami telah melakukan survei ke beberapa RT dan ternyata pelatihan bouquet menjadi salah satu yang paling banyak diusulkan warga,” jelasnya.

Pada pelaksanaan perdana ini, jumlah peserta sengaja dibatasi sebagai tahap evaluasi awal.

Namun melihat tingginya minat masyarakat, pihaknya berencana menambah kuota peserta pada pelaksanaan berikutnya.

Tak hanya itu, DPC PSI Samarinda Utara juga telah menyiapkan berbagai pelatihan keterampilan lain sesuai kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang kuliner hingga jenis usaha kreatif lainnya.

Sureni memastikan, setiap peserta tidak akan dilepas begitu saja setelah pelatihan selesai.

Divisi UMKM akan memberikan pendampingan secara berkelanjutan, hingga peserta benar-benar mampu memproduksi bouquet secara mandiri dan memasarkannya.

“Ke depannya peserta akan tetap Kami bimbing sampai benar-benar bisa menghasilkan bouquet sendiri. Selain itu, kami juga menyiapkan pelatihan keterampilan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Salah seorang peserta, Helmina, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata karena membuka wawasan sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat.

Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan, dengan menghadirkan lebih banyak pelatihan yang mampu membuka peluang usaha baru bagi warga.

“Alhamdulillah kegiatannya bagus untuk masyarakat. Semoga ke depan ada lagi pelatihan kreativitas lainnya dan PSI semakin maju, semakin dikenal, serta terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (INR/NZR)

banner 728x90