banner 728x90

banner 728x90

Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Balikpapan, Pemerintah Perkuat Upaya Ketahanan Gizi Nasional.

NAWALAPOST.COM, BALIKPAPAN — Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam peningkatan ketahanan gizi nasional melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program strategis ini disosialisasikan di Ballroom Royal Suite Hotel Balikpapan, Sabtu (1/11/2025), dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi XII DPR RI bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin, Analis Kebijakan Madya Sesdeputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Kolonel Cba Rustandi Wira Manggala, serta Wakil DPRD Provinsi Kalimantan Timur Yenni Eviliana.

Kegiatan ini juga melibatkan unsur masyarakat, akademisi, dan organisasi sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Syafruddin menyampaikan bahwa, Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah, untuk memperkuat sistem ketahanan gizi sekaligus memastikan akses pangan bergizi bagi seluruh masyarakat.

“Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program sosial, tapi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Gizi yang baik adalah pondasi utama bangsa yang maju,” ujarnya.

Menurutnya, MBG dirancang untuk mendukung generasi muda Indonesia agar tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menekan angka stunting, memperluas akses pangan bergizi, dan memperkuat kemandirian pangan lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang,” tambah Syafruddin.

Sementara itu, Kolonel Cba Rustandi Wira Manggala dari Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa, lembaganya akan menjadi pelaksana dan pengawas teknis utama dalam program ini.

BGN, kata dia, berkomitmen menjalankan seluruh proses, mulai dari pengadaan, distribusi, hingga pengawasan kualitas gizi, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

“Program ini bukan sekadar memberi makan gratis, tapi membangun kesadaran gizi nasional, dan Kami ingin masyarakat memahami pentingnya pola makan sehat, agar ketahanan gizi menjadi budaya bersama,” jelas Kolonel Rustandi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dan dukungan Pemerintah Daerah, dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Pemerintah daerah berperan penting dalam pengawasan lapangan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, program ini akan berdampak luas,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil DPRD Kalimantan Timur Yenni Eviliana menilai bahwa, implementasi MBG dapat memberikan manfaat ganda, yakni menyehatkan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“Kita dorong agar bahan pangan program MBG bersumber dari petani dan UMKM lokal. Dengan begitu, program ini menyehatkan sekaligus menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung interaktif itu juga diisi dengan sesi tanya jawab seputar mekanisme pelaksanaan, target sasaran, dan strategi monitoring di lapangan.

Pemerintah berharap, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah dapat menjadi langkah nyata dalam menyiapkan generasi Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing.

“BGN akan terus memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai prinsip pemerataan dan keberlanjutan. Ini bukan sekadar proyek, tapi gerakan nasional untuk masa depan Indonesia,” tutup Kolonel Rustandi. (INR)

banner 728x90