NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif hingga tingkat kecamatan melalui dukungan sarana dan peralatan produktif bagi kelompok masyarakat. Meski belum memiliki anggaran stimulus khusus, pemerintah daerah berupaya memberikan bantuan melalui program kegiatan maupun pengadaan barang yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif tidak harus selalu diberikan dalam bentuk bantuan dana secara langsung. Pemerintah dapat memfasilitasi kebutuhan peralatan yang memiliki nilai guna dan mampu menunjang aktivitas usaha masyarakat di masing-masing wilayah.
Menurutnya, sejumlah bantuan telah disalurkan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya berupa mesin percetakan yang diberikan kepada kelompok ekonomi kreatif untuk mendukung kegiatan produktif sekaligus membuka peluang usaha di lingkungan masyarakat.
“Tidak ada anggaran stimulus khusus. Namun, dukungan terhadap ekonomi kreatif dapat diberikan melalui anggaran kegiatan atau pengadaan barang yang mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut,” ujar Rendi, Minggu (8/11/2026).
Selain mesin percetakan, pemerintah daerah juga pernah memberikan bantuan perangkat sound system kepada kelompok masyarakat. Peralatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sekaligus disewakan sehingga menghasilkan pemasukan bagi kelompok penerima bantuan.
Rendi menyebutkan, bantuan lainnya berupa mesin pembuat es batu yang ditempatkan di Kecamatan Tenggarong Seberang. Fasilitas tersebut kini sudah dapat difungsikan dan diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Contohnya, dua tahun lalu kita memberikan bantuan mesin percetakan kepada kelompok ekonomi kreatif. Ada juga bantuan sound system yang dapat disewakan dan menjadi sumber pendapatan kelompok masyarakat. Kemudian mesin pembuat es batu di Tenggarong Seberang yang sekarang sudah bisa difungsikan,” jelasnya.
Rendi menambahkan, penyediaan fasilitas pendukung tersebut diharapkan tidak hanya terpusat di beberapa wilayah. Pemkab Kukar ingin setiap kecamatan memiliki sarana yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan sumber pendapatan baru.
Namun, hingga saat ini pemerataan fasilitas tersebut masih menjadi pekerjaan yang perlu dilanjutkan. Rendi mengungkapkan, baru sekitar empat hingga lima kecamatan yang telah mendapatkan dukungan sarana ekonomi kreatif dari pemerintah daerah.
“Harapannya, seluruh kecamatan memiliki fasilitas pendukung ekonomi kreatif. Namun, saat ini baru sekitar empat atau lima kecamatan yang sudah mendapat dukungan fasilitas tersebut. Ke depan, akan kita upayakan agar wilayah lainnya juga bisa memperoleh bantuan serupa,” ungkapnya.
Melalui dukungan sarana produktif tersebut, Pemkab Kukar berharap kelompok ekonomi kreatif di tingkat kecamatan dapat semakin mandiri dalam mengembangkan kegiatan usaha. Pemerintah daerah juga akan mengupayakan perluasan bantuan secara bertahap agar pemanfaatan fasilitas ekonomi kreatif dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat di 20 kecamatan.(Adv/diskominfokukar/Don)













