NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen menuntaskan berbagai infrastruktur pelayanan publik secara bertahap dan terukur.
Salah satu proyek yang saat ini berjalan adalah pembangunan Kantor Kelurahan Maluhu di Kecamatan Tenggarong, yang ditargetkan selesai pada akhir 2025.
Proyek ini ditangani oleh Bidang Cipta Karya Dinas PU Kukar, dengan desain bangunan dua lantai, untuk mengakomodasi fungsi pelayanan masyarakat yang lebih terpusat, representatif, dan efisien.
Muhammad Jamil, Kepala Bidang Cipta Karya DPU Kukar, menegaskan bahwa progres fisik telah mencapai sekitar 20 persen, dengan fokus pekerjaan saat ini berada pada tahapan pemasangan pondasi.
“Pekerjaan saat ini masih di tahap pondasi dan sloof, dan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana teknis dan terus dikawal agar tidak menyimpang dari spesifikasi yang telah ditetapkan,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
Bangunan tersebut dirancang tidak hanya sebagai Kantor Kelurahan administratif biasa, tetapi juga dilengkapi ruang pelayanan utama, ruang arsip, dan ruang serbaguna.
Semua fungsi dirancang, untuk mendukung kegiatan masyarakat sekaligus meningkatkan kenyamanan warga dalam mengakses layanan publik.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan layanan yang lebih baik dan terintegrasi dalam satu lokasi,” katanya.
“Gedung dua lantai ini memungkinkan kebutuhan itu terpenuhi,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pengawasan teknis dilakukan secara intensif oleh tim lapangan, dari proses pemadatan tanah, pembesian, hingga pengecoran.
Hal ini untuk menjamin seluruh proses sesuai standar mutu konstruksi dan tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.
“Semua tahapan pekerjaan kami awasi secara langsung, dan Kami pastikan tidak ada yang dilakukan asal-asalan,” tegasnya.
Pekerjaan fisik dikerjakan oleh pihak pelaksana CV Rizki Aulia, yang disebut telah menjalankan tanggung jawab sesuai tahapan yang ditentukan.
Target penyelesaian proyek tetap mengacu pada akhir tahun 2025, dan diharapkan sudah bisa difungsikan pada awal 2026.
“Kalau tidak ada kendala besar, awal 2026 gedung ini sudah siap digunakan untuk operasional pelayanan Kelurahan,” ujarnya.
Jamil menegaskan bahwa keberadaan gedung baru ini sangat penting, sebagai bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat, terhadap pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Ia berharap kualitas pekerjaan bisa memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi fungsi maupun kenyamanan.
“Kantor kelurahan adalah garda terdepan pelayanan pemerintahan, dan Kami ingin hasil pembangunan ini, benar-benar layak dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar/INR)















