banner 728x90

banner 728x90

Dukung Produksi Pertanian, Dinas PU Kukar Fungsikan Embung Maluhu untuk Irigasi 55 Hektare Lahan.

Wiyono Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur pendukung.

Salah satu wujud nyatanya adalah diresmikannya Embung Maluhu, yang berlokasi di Jalan Semeru RT 18, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada Rabu (23/4/2025) lalu.

Embung berkapasitas 3.000 meter kubik ini dirancang, untuk mendukung irigasi pertanian, terutama saat musim kemarau yang kerap menjadi tantangan bagi petani.

Kawasan ini, ditargetkan menyuplai pengairan untuk sekitar 55 hektare lahan pertanian aktif, di wilayah Maluhu dan sekitarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa embung tidak hanya diproyeksikan sebagai infrastruktur pengairan semata.

Pemerintah Daerah, melalui Dinas PU, juga menyiapkan langkah pengembangan embung sebagai destinasi wisata lokal yang ramah masyarakat dan berbasis partisipasi warga.

“Embung ini memiliki potensi ekonomi tambahan bagi masyarakat. Karena itu, Kami akan menambahkan fasilitas pendukung, seperti area rekreasi dan infrastruktur umum lainnya agar kawasan ini menarik sebagai ruang publik,” terang Wiyono, saat diwawancarai Selasa (17/6/2025).

Ia menegaskan bahwa konsep pengembangan embung akan mengintegrasikan aspek pertanian, konservasi air, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Pelibatan masyarakat, khususnya kelompok tani seperti Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan berkelanjutan.

“Embung bukan hanya soal infrastruktur, dan keberhasilannya justru bergantung pada partisipasi petani, dalam menjaga dan mengelolanya. Maka dari itu, kolaborasi menjadi hal utama,” ujarnya.

Dengan hadirnya embung ini, Pemkab Kukar berharap produktivitas pertanian dapat meningkat secara stabil, tanpa tergantung sepenuhnya pada curah hujan, terutama di musim kering.

“Tujuan utama Kami adalah memastikan ketahanan pangan tetap terjaga, dan kesejahteraan petani ikut meningkat,” pungkas Wiyono. (Adv-DPU Kukar/INR)

banner 728x90