NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan restrukturisasi kepengurusan, dengan menetapkan Bendahara Umum baru melalui rapat pleno yang digelar di Kantor Sekretariat DPD ABPEDNAS Kaltim, Jalan Gajah Mada Lantai 2, Samarinda, Selasa (14/7/2026).
Rapat pleno tersebut, digelar sebagai tindak lanjut atas evaluasi internal organisasi terkait kedisiplinan pengurus, dan dugaan pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Seluruh Ketua bidang, pengurus, pembina, Penasehat serta unsur pimpinan DPD ABPEDNAS Kaltim hadir dalam forum yang berlangsung secara tertutup, namun menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi keberlangsungan organisasi.
Salah satu agenda utama pleno adalah pemberhentian Bendahara Umum sebelumnya, sekaligus memilih penggantinya melalui mekanisme demokratis berupa pemungutan suara (voting).
Tiga nama diajukan sebagai calon Bendahara Umum, yakni David, DR. Yanti Sulistio, dan Dewi Maryani Datau.
Ketua Umum DPD ABPEDNAS Kaltim, H. Mugeni, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi menyelesaikan persoalan internal secara konstitusional sesuai ketentuan organisasi.
Menurut Mugeni, sebelum keputusan diambil, pihaknya telah memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk hadir dalam beberapa kali rapat pleno, namun tidak dimanfaatkan.
“Kami telah menyelesaikan persoalan internal melalui mekanisme organisasi. Yang bersangkutan sudah kami undang sebanyak empat kali untuk menghadiri pleno, namun tidak hadir. Karena itu, forum mengambil keputusan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Mugeni.
Ia menegaskan, seluruh keputusan diambil berdasarkan hasil musyawarah dan voting yang diikuti unsur pimpinan, pengurus, pembina, hingga penasihat hukum organisasi.
“Forum sepakat memilih DR. Yanti karena memiliki kapasitas, pengalaman, dan latar belakang akademis yang dinilai mampu memperkuat tata kelola organisasi, dan Kami ingin ABPEDNAS Kaltim semakin solid dan fokus memperjuangkan kepentingan Badan Permusyawaratan Desa,” katanya.
Pimpinan sidang, H. Sapta Wijaya, menjelaskan proses pemilihan berlangsung secara terbuka dan memenuhi ketentuan kuorum.
Dari hasil penghitungan suara, DR. Yanti Sulistio memperoleh dukungan terbanyak dengan 11 suara.
Sementara Dewi Maryani Datau memperoleh tujuh suara, dan David juga mengantongi tujuh suara.
“Dengan hasil tersebut, forum pleno secara sah menetapkan DR. Yanti sebagai Bendahara Umum DPD ABPEDNAS Kaltim,” ujar Sapta Wijaya.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu membangun sinergi yang kuat antara ketua, sekretaris, dan bendahara, khususnya dalam pengelolaan administrasi serta keuangan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPD ABPEDNAS Kaltim, Sapta Guspiani.
Ia menilai keberadaan bendahara baru menjadi momentum, untuk memperkuat tertib administrasi keuangan organisasi, sehingga berbagai program kerja dapat dijalankan secara maksimal.
“Harapan Kami bendahara yang baru dapat bersinergi dengan ketua dan sekretaris, sehingga organisasi semakin tertib administrasi keuangannya dan seluruh program perjuangan BPD di Kaltim dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, H. Yahya Ubai mengapresiasi seluruh pengurus yang hadir dalam rapat evaluasi tersebut.
Ia berharap restrukturisasi kepengurusan, menjadi langkah awal memperkuat koordinasi organisasi hingga tingkat Kabupaten dan Kota.
“Semoga struktur yang telah dievaluasi hari ini mampu memperkuat sinergi seluruh pengurus, sehingga program-program ABPEDNAS Kaltim dapat berjalan optimal di seluruh daerah,” katanya.
Usai ditetapkan sebagai Bendahara Umum, DR. Yanti Sulistio menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan oleh seluruh pengurus.
Ia berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, yang telah memberikan kepercayaan kepada Saya,” ungkapnya.
“Semoga Saya dapat menjalankan amanah ini, dengan sebaik-baiknya demi kemajuan ABPEDNAS,” tutup DR. Yanti.














