banner 728x90

banner 728x90

Dinas PU Kukar Terima Kunjungan Dua Perusahaan Material, Dorong Efisiensi dan Kualitas Proyek Infrastruktur.

Muhammad Jamil Kabid Cipta Karya DPU Kukar

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Dalam upaya memperkuat kualitas dan efisiensi pembangunan infrastruktur daerah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menerima kunjungan dari dua perusahaan penyedia material konstruksi, yakni PT Niro Ceramic Sales Indonesia dan PT Berkat Indohana Lestari, yang berlangsung belum lama ini.

Kunjungan kerja tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kukar, Muhammad Jamil, di ruang kerjanya.

Pertemuan itu bertujuan untuk, memaparkan produk unggulan dari masing-masing perusahaan, sebagai referensi dalam pelaksanaan proyek pembangunan di Kukar, khususnya dalam lingkup pekerjaan bidang Cipta Karya.

PT Niro Ceramic Sales Indonesia memperkenalkan produk granit berkualitas tinggi, yang telah digunakan secara luas di berbagai fasilitas komersial seperti pusat perbelanjaan dan pertokoan besar di Indonesia.

Granit yang ditawarkan diklaim memiliki daya tahan terhadap beban berat, serta memenuhi standar mutu nasional untuk material bangunan.

Produk tersebut juga, dinilai memiliki nilai estetika yang baik dan cocok digunakan pada proyek-proyek pembangunan fasilitas publik, yang mengedepankan kekuatan struktur sekaligus tampilan visual yang menarik.

“Melalui contoh aplikasi yang mereka tampilkan, terlihat jelas bahwa material ini tidak hanya kuat tetapi juga memenuhi standar kualitas yang sesuai untuk bangunan di Kukar,” ujar Muhammad Jamil saat diwawancarai usai pertemuan, Jumat (30/5/2025).

Sementara itu, PT Berkat Indohana Lestari—yang merupakan perusahaan lokal berbasis di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kukar—memperkenalkan produk berbahan Unplasticized Polyvinyl Chloride (UPVC).

Produk ini disebut-sebut sebagai alternatif material ramah lingkungan pengganti kayu, dalam industri konstruksi.

UPVC merupakan jenis plastik yang telah mengalami proses modifikasi, sehingga sifat lenturnya dihilangkan.

Hasil akhirnya adalah material keras, tidak mudah terbakar, serta tahan terhadap cuaca ekstrem, korosi, dan serangan rayap. Penggunaannya umum dalam pembuatan rangka jendela, pintu, dan struktur atap.

“Material ini, menjadi alternatif ideal pengganti kayu, yang bisa membantu mengurangi ketergantungan terhadap hasil hutan, sekaligus mendukung upaya pengendalian perubahan iklim,” jelas Jamil.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pabrik UPVC di wilayah Kukar sendiri menjadi nilai tambah, karena mendukung pemberdayaan industri lokal dan mempermudah distribusi material bagi kebutuhan proyek di daerah.

Dinas PU Kukar menilai kedua produk tersebut sangat potensial untuk diintegrasikan dalam proyek-proyek pembangunan yang sedang, dan akan dilaksanakan.

Selain mempertimbangkan mutu dan kekuatan, aspek keberlanjutan serta efisiensi biaya dan perawatan jangka panjang juga, menjadi fokus dalam pemilihan material.

Menurut Jamil, penyampaian informasi secara langsung dari pihak perusahaan menjadi referensi penting bagi internal Dinas PU, dalam merancang serta menentukan spesifikasi teknis proyek.

Dengan wawasan material yang lebih luas, pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat berlangsung lebih optimal, baik dari sisi mutu, waktu pengerjaan, maupun efisiensi anggaran.

“Kami mengapresiasi kedua perusahaan yang telah menyampaikan materi secara komprehensif,” katanya.

“Dan, informasi seperti ini sangat Kami butuhkan, agar pelaksanaan kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan tepat mutu dan tepat waktu,” tegasnya.

Kegiatan ini juga, menjadi bagian dari upaya Dinas PU Kukar dalam meningkatkan kapasitas internal, khususnya dalam hal pemahaman terhadap material baru yang dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang andal, estetis, dan mudah dirawat.

“Kami berharap rekan-rekan di bidang teknis dapat memanfaatkan informasi ini, untuk mengembangkan desain bangunan yang tidak hanya fungsional, tapi juga mudah dalam aspek perawatan,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar/INR)

banner 728x90