Dinas PU Kukar Genjot Pembangunan Kawasan Patung Bung Karno, Target Rampung Sebelum 10 November.
NAWALPOST.COM, SANGASANGA — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya, dalam mempercepat pembangunan kawasan Patung Bung Karno yang berlokasi di Taman Juang, Kecamatan Sangasanga.
Proyek strategis ini ditargetkan rampung sebelum peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, sebagaimana diarahkan oleh Pimpinan Daerah.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, saat mendampingi Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin dalam agenda kunjungan kerja ke lokasi proyek, Rabu (2/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wiyono memaparkan berbagai aspek teknis yang tengah digarap pihaknya, baik dari sisi konstruksi utama maupun penataan kawasan secara menyeluruh.
“Fokus Kami tidak hanya pada pembangunan monumen, tetapi juga pada pembentukan kawasan yang terintegrasi, yakni taman, akses jalan, panggung kegiatan, dan elemen penunjang lainnya,” jelas Wiyono di sela peninjauan lapangan.
Menurutnya, pengembangan kawasan Patung Bung Karno dirancang menjadi lebih dari sekadar monumen sejarah.
Wilayah ini, akan disiapkan sebagai ruang publik multifungsi yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kenegaraan, edukasi sejarah, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
Saat ini, sejumlah tahapan pekerjaan tengah berlangsung, termasuk pembangunan panggung upacara, trotoar pedestrian, sistem drainase lingkungan, serta penyiapan ruang terbuka hijau (RTH),
Seluruh pengerjaan mengikuti standar teknis ketat, untuk menjamin kualitas jangka panjang infrastruktur yang dibangun.
“Kami mengedepankan aspek keberlanjutan dan efisiensi, dan semua elemen kawasan dirancang inklusif, ramah disabilitas, aman untuk anak-anak, serta memperhatikan pencahayaan dan keamanan lingkungan,” terang Wiyono.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa desain kawasan juga memperhitungkan potensi aktivitas ekonomi warga.
Oleh karena itu, ruang bagi pelaku UMKM, kegiatan budaya, serta event publik rutin turut diakomodasi dalam konsep kawasan tersebut.
“Monumen ini harus hidup, dan menjadi pusat interaksi sosial serta ekonomi masyarakat, seperti lapak kuliner, pameran UMKM, dan pertunjukan lokal harus punya ruang di sini,” tambahnya.
Sebagai dinas teknis pelaksana, PU Kukar terus menjalin kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Pemerintah Kecamatan, tim perencana, kontraktor pelaksana, dan unsur pengawas independen.
Koordinasi intensif ini bertujuan, untuk menjamin proyek berjalan sesuai target waktu dan spesifikasi mutu.
Wiyono menyatakan optimisme bahwa, seluruh pekerjaan besar dapat diselesaikan sebelum memasuki kuartal terakhir 2025.
Dengan demikian, kawasan ini bisa difungsikan secara penuh pada momen peringatan Hari Pahlawan.
“Arahan dari Bapak Wakil Bupati sangat jelas, dan Kita harus tuntaskan sebelum November, agar kawasan ini bisa menjadi lokasi resmi upacara 10 November nanti. Kami optimistis, target ini bisa kita capai,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar/INR)















