banner 728x90

banner 728x90

Dinas PU Dampingi Bupati Kukar Evaluasi Infrastruktur Jalan Poros Antar Kecamatan Hulu Mahakam.

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri Bersama Jajaran Dinas Pekerjaan Umum Kukar Saat Meninjau Lokasi Pekerjaan Di Daerah Hulu Kutai Kartanegara

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pembangunan infrastruktur jalan poros di wilayah Hulu Mahakam, meliputi Kecamatan Kota Bangun, Kenohan, dan Kembang Janggut, pada Kamis hingga Jumat (3–4 Juli 2025).

Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur strategis di kawasan pedalaman, guna mendukung peningkatan konektivitas antarwilayah serta pemerataan pembangunan antar Kecamatan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, beserta jajaran kepala bidang.

Rombongan meninjau secara langsung kondisi serta progres pengerjaan di sejumlah ruas jalan, yakni Jalan Poros Desa Sebelimbingan (Kota Bangun), Jalan Poros Simpang Tiga Desa Tuana Tuha (Kenohan), dan Jalan Poros Kelekat (Kembang Janggut).

Bupati Aulia menyampaikan bahwa, pembangunan jalan poros penghubung ini, menjadi salah satu program prioritas daerah, yang bertujuan memperkuat aksesibilitas wilayah Hulu Mahakam menuju Kecamatan Tabang.

Ia mengungkapkan bahwa sepanjang lima kilometer jalan telah dibangun pada tahun ini, dan sisanya sepanjang delapan kilometer direncanakan rampung pada tahun 2026.

“Dari hasil tinjauan lapangan, Kita telah melihat secara langsung capaian pekerjaan fisik tahun ini, sepanjang lima kilometer,” ucapnya.

“Untuk tahun depan, sisa delapan kilometer akan dituntaskan sehingga jalur penghubung Kota Bangun hingga Tabang bisa berfungsi maksimal,” ujar Aulia.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi fokus utama Pemerintah Daerah, terutama di wilayah pedalaman yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi darat.

Ia berharap pembangunan jalan poros tersebut, dapat segera dinikmati masyarakat dan berdampak langsung terhadap peningkatan mobilitas, pertumbuhan ekonomi, dan pelayanan publik di daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dan, jalur ini tidak boleh lagi menjadi beban atau hambatan, tetapi harus menjadi penopang konektivitas antar kecamatan,” tegasnya. (Adv-DPU Kukar/INR)

banner 728x90