banner 728x90

banner 728x90

Bina Marga Kukar Dorong Pembangunan Infrastruktur Merata dari Hulu ke Pesisir.

Foto IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya bidang Bina Marga, terus berupaya memperkuat jaringan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai bagian dari strategi utama mendukung pembangunan daerah dan memperlancar konektivitas wilayah sepanjang tahun 2025.

Program ini, diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mempercepat distribusi barang dan jasa di seluruh Kukar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Julianti, menyampaikan bahwa fokus utama pada tahun ini adalah pelaksanaan sejumlah paket kegiatan yang mencakup pembangunan, perbaikan, serta pelebaran jalan di berbagai kecamatan, mulai dari wilayah hulu, tengah, hingga pesisir.

“Beberapa proyek yang saat ini sedang kami kerjakan dan akan dilaksanakan mencakup pemasangan pancang jembatan di Sebulu, peningkatan konektivitas jalan antara Kecamatan Muara Wis dan Muara Muntai, serta perbaikan ruas jalan dari Desa Sebelimbingan sampai Desa Tuana Tuha di Kecamatan Kenohan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/6/2026) sore.

Selain wilayah hulu, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian di kawasan pesisir, seperti Kecamatan Anggana dan Muara Badak.

Di sana, pemerintah daerah menargetkan pembangunan di sejumlah titik strategis yang berfungsi sebagai jalur penghubung antarwilayah, guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dan meningkatkan aksesibilitas.

Tidak kalah penting, di wilayah perkotaan Tenggarong, Dinas PU Kukar fokus pada pelebaran jalan di ruas-ruas utama yang rawan kemacetan.

Ruas jalan tersebut, antara lain Jalan Ahmad Yani yang menghubungkan Jalan Muso Bin Salim, Jalan Pandan, Jalan Kartini, dan Jalan Danau Aji hingga kawasan Pasar Tangga Arung.

“Pelebaran jalan ini, sangat penting mengingat meningkatnya volume kendaraan serta aktivitas perdagangan yang tinggi di kawasan tersebut,” terangnya.

“Dengan pelebaran, diharapkan kemacetan bisa berkurang dan aktivitas perekonomian masyarakat semakin lancar,” ujar Linda.

Meski demikian, Linda mengakui ada sejumlah kendala yang harus dihadapi, seperti adanya parkir liar dan pedagang kaki lima, yang menggunakan bahu jalan hingga menutup saluran drainase.

Kondisi ini, menyebabkan ruas jalan yang sebenarnya sudah memadai menjadi sempit dan kurang optimal dalam fungsinya.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban, dan Kami berharap penataan ini bisa segera berjalan agar fungsi jalan dapat kembali optimal dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Dinas PU Kukar menegaskan komitmen mereka untuk melaksanakan seluruh proyek dengan penuh transparansi, tepat waktu, dan sesuai standar teknis yang berlaku agar hasilnya, memberikan dampak positif maksimal bagi pembangunan Kukar.

“Pembangunan jalan dan jembatan ini, merupakan investasi penting yang tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga secara langsung memperbaiki kualitas hidup masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kukar secara berkelanjutan,” tutup Linda. (Adv-DPU Kukar/INR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90