NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat yang mengalami kerawanan pangan akibat bencana alam maupun gagal panen. Langkah ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan di tengah kondisi darurat.
Kepala Disketapang Kukar, Ananias, mengatakan penyaluran cadangan pangan merupakan program yang terus dijalankan ketika masyarakat menghadapi situasi yang mengganggu pemenuhan kebutuhan pangan. Sejumlah wilayah telah mendapatkan bantuan, sementara beberapa lokasi lainnya masih dalam tahap verifikasi untuk memastikan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Program penyaluran cadangan pangan pemerintah juga tetap kami lakukan ketika masyarakat mengalami kerawanan pangan,” ujar Ananias, Minggu (1/11/2026).
Ia menjelaskan, pada Januari lalu, Disketapang Kukar menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Rapak Lambur yang terdampak banjir dan gagal panen. Intervensi serupa juga dilakukan terhadap warga yang mengalami gagal panen di Kelurahan Panji. Selanjutnya, bantuan disalurkan ke Ponoragan, sedangkan kondisi masyarakat di Sumber Sari dan Loa Duri Seberang masih dalam proses verifikasi.
“Di beberapa wilayah Kecamatan Anggana, termasuk Sido Mulyo, terdapat lahan beberapa hektare yang mengalami gagal panen. Kondisi tersebut juga akan kami tindak lanjuti melalui intervensi bantuan pangan,” jelasnya.
Menurut Ananias, penyaluran cadangan pangan tidak hanya ditujukan kepada petani yang mengalami gagal panen, tetapi juga masyarakat yang kehilangan akses terhadap kebutuhan pangan akibat bencana. Karena itu, Disketapang Kukar terus berupaya menindaklanjuti setiap laporan kerawanan pangan agar bantuan dapat diberikan sesuai kondisi di lapangan.
“Program ini tidak bisa ditinggalkan. Setiap terjadi musibah yang menyebabkan kerawanan pangan, kami akan berupaya menyalurkan cadangan pangan pemerintah,” tegasnya.
Selain banjir dan gagal panen, bantuan cadangan pangan juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran di sejumlah wilayah, di antaranya Tenggarong, Marang Kayu, dan Muara Muntai. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membantu warga yang mengalami musibah dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Disketapang Kukar juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana longsor di kawasan Loa Janan, termasuk di sekitar Jember. Penyaluran cadangan pangan dalam kondisi tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga selama menghadapi dampak bencana.
Melalui program ini, Disketapang Kukar berupaya memastikan cadangan pangan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat. Verifikasi terhadap wilayah yang mengalami kerawanan pangan juga menjadi bagian penting agar intervensi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak. (Adv/Diskominfo Kukar/Don)













