banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Kader PSI Bro Yusuf Rawat Silaturahmi, Bantu Warga RT 30 Semarakkan HUT RI.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RT 30, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, berlangsung semarak.

Beragam kegiatan digelar warga, untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung Minggu (23/8/2026) tersebut diisi dengan jalan sehat, berbagai perlombaan rakyat, hingga pembagian hadiah bagi para pemenang.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi, dan menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong di lingkungan RT 30.

Di tengah kemeriahan perayaan, perhatian juga tertuju pada kontribusi Muhammad Yusuf atau akrab disapa Bro Yusuf.

Bendahara DPC PSI Samarinda Utara itu, turut memberikan dukungan menggunakan dana pribadi, untuk membantu pelaksanaan kegiatan HUT Kemerdekaan di lingkungan tersebut.

Meski sudah tidak lagi tinggal di RT 30, Yusuf mengaku masih memiliki kedekatan emosional dengan warga.

Bantuan yang diberikan digunakan untuk menambah hadiah perlombaan, serta mendukung kebutuhan kegiatan masyarakat.

Ketua RT 30 Sempaja Timur, Mulyono, mengapresiasi kepedulian tersebut.

Ia menyebut, Yusuf sebelumnya merupakan warga RT 30 yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan.

“Alhamdulillah kegiatan dalam rangka HUT RI yang ke-81 ini luar biasa. Antusias warga luar biasa. Banyak yang hadir. Bisa lihat sendiri tadi jalan santainya luar biasa banyak yang ikut,” kata Mulyono.

Menurut Mulyono, kegiatan kemasyarakatan di RT 30 tidak hanya berlangsung saat peringatan HUT Kemerdekaan.

Warga juga rutin menggelar kegiatan keagamaan, dan berbagai aktivitas sosial lainnya.

Karena itu, dukungan dari berbagai pihak dinilai memiliki arti penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan warga.

Ia menilai, bantuan Yusuf merupakan bentuk kepedulian yang tetap terjaga meski yang bersangkutan telah berpindah tempat tinggal.

“Pak Yusuf ini dulu warga saya. Warga RT 30. Memang alhamdulillah beliau ini orangnya peduli,” ujarnya.

Mulyono juga mengenang keterlibatan Yusuf dalam sejumlah kegiatan ketika masih menjadi warga RT 30.

Salah satunya, kegiatan kurban yang dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat.

Hubungan baik tersebut, tetap terjaga hingga kini. Saat perayaan HUT Kemerdekaan berlangsung, Yusuf kembali hadir dan ikut memberikan dukungan kepada warga.

“Dengan adanya 17-an ini dia gabung lagi. Masih ingat warga sini. Alhamdulillah luar biasa,” katanya.

Mulyono menilai, bantuan yang diberikan bukan sekadar menambah hadiah perlombaan.

Lebih dari itu, dukungan tersebut mampu meningkatkan motivasi warga untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan.

“Banyak hadiah yang disumbangkan oleh beliau. Yang pasti sangat memotivasi warga saya, menambah semangat warga saya berkat bantuan dari beliau,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Rini, menjelaskan rangkaian perlombaan telah dilaksanakan pada 16 Agustus 2026.

Jadwal tersebut, dipilih agar kegiatan warga tidak berbenturan dengan agenda upacara peringatan HUT Kemerdekaan pada 17 Agustus.

Berbagai perlombaan disiapkan untuk seluruh kelompok usia. Untuk balita, panitia menggelar lomba lari bendera dan memindahkan bola.

Sedangkan anak-anak mengikuti lomba makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, lari kelereng dan lomba karung.

Sementara kategori ibu-ibu diisi permainan joget balon berpasangan, estafet air hingga memasukkan sedotan ke dalam botol menggunakan hidung.

Khusus peserta balita, panitia membagi perlombaan berdasarkan kelompok usia karena peserta memiliki rentang usia satu hingga lima tahun.

Selain hiburan, kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kemampuan motorik dan keberanian anak.

“Tujuannya biar anak itu untuk melatih motorik anak utamanya, melatih keberanian anak juga,” jelas Rini.

Untuk hadiah, panitia memberikan uang sebagai hadiah sekaligus dana pembinaan kepada para pemenang.

Adapun paket sembako, telur dan sejumlah kebutuhan lainnya dibagikan melalui doorprize jalan sehat.

Rini berharap, kegiatan yang telah menjadi tradisi warga tersebut dapat terus dipertahankan.

Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini memiliki nilai penting dalam mempererat hubungan antar warga, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dalam suasana kebersamaan.

Di sisi lain, Bro Yusuf mengatakan keterlibatannya dalam kegiatan HUT Kemerdekaan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang pernah menjadi bagian dari kehidupannya.

Ia mengaku, masih memiliki ikatan emosional dengan warga RT 30.

Selama memiliki kemampuan, dirinya berupaya memberikan dukungan ketika terdapat kegiatan masyarakat.

“Cukup ini untuk memeriahkan acara 17-an sekaligus ibaratnya mengenang para pejuang kita yang telah berjuang sampai sekarang ini kita bisa merdeka,” ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, kepedulian terhadap masyarakat juga sejalan dengan nilai yang ingin dibangun di lingkungan internal PSI.

Kader tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga diharapkan mampu hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Ia menyebut, arahan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang disampaikan melalui Ketua DPD PSI Kota Samarinda David Jingga menjadi salah satu dorongan bagi kader untuk lebih banyak turun ke tengah masyarakat.

Bagi Yusuf, kepedulian sosial tidak harus diwujudkan melalui kegiatan besar.

Dukungan terhadap lingkungan terdekat, sesuai kemampuan juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau ada kegiatan warga dan kita punya rezeki, ya kita bantu sesuai kemampuan. Tidak harus besar, yang penting ada manfaatnya bagi masyarakat,” kata Yusuf.

Kepedulian tersebut, menunjukkan bahwa hubungan sosial tetap dapat terjaga meski seseorang sudah tidak lagi menetap di lingkungan yang sama.

Komunikasi, kedekatan dan rasa memiliki dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata.

Mulyono menambahkan, keberhasilan kegiatan di tingkat RT sangat bergantung pada kepercayaan dan kekompakan warga.

Dukungan masyarakat menjadi modal utama, agar berbagai agenda lingkungan dapat berjalan dengan baik.

“Sehebat apa pun ketua RT-nya kalau warga enggak percaya juga enggak akan jalan. Tapi alhamdulillah berkat kepercayaan orang, berkat kepercayaan warga semua kegiatan berjalan dengan lancar seperti yang kita saksikan pada hari ini,” ungkapnya.

Ia berharap, semangat kebersamaan yang terbangun melalui perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan menjaga budaya gotong royong.

Lebih dari sekadar perlombaan dan hiburan, perayaan kemerdekaan juga menjadi momentum untuk mengenalkan nilai perjuangan kepada generasi muda.

Anak-anak perlu memahami bahwa, kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui proses panjang dan pengorbanan para pahlawan.

“Intinya untuk menanamkan rasa sejarah perjuangan bangsa. Bahwa untuk meraih kemerdekaan tidak semudah membalik telapak tangan. Perlu perjuangan yang keras,” tuturnya.

“Jadi intinya supaya anak-anak ini tertanam nilai-nilai perjuangan,” pungkasnya. (INR/NZR)

banner 728x90