banner 728x90

banner 728x90

Jelang Pemilu, PSI Kaltim Perkuat Konsolidasi dan Gaet Generasi Muda.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA, – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur mulai memanaskan mesin organisasi menjelang tahapan Pemilihan Umum (Pemilu).

Selain memperkuat konsolidasi internal, partai berlambang mawar itu juga membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam dunia politik sebagai bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan di daerah.

Ketua DPW PSI Kaltim Andi Wijaya menegaskan, partisipasi anak muda dalam politik menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

Menurutnya, berbagai kebijakan yang dihasilkan melalui proses politik akan berpengaruh langsung terhadap masa depan generasi muda, mulai dari sektor pendidikan, kesempatan kerja, ekonomi kreatif, hingga arah pembangunan daerah.

Karena itu, ia menilai sudah saatnya generasi muda tidak hanya menjadi pemilih dalam setiap pesta demokrasi, tetapi juga mengambil bagian sebagai pelaku yang terlibat dalam proses pengambilan kebijakan.

“PSI hadir sebagai rumah besar bagi anak-anak muda yang memiliki semangat perubahan, integritas, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa. Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin berkontribusi membangun Indonesia, khususnya Kalimantan Timur,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, sejak berdiri PSI memang memposisikan diri sebagai partai yang memberikan kesempatan luas kepada kalangan muda untuk mengembangkan gagasan, membangun kepemimpinan, serta terlibat aktif dalam organisasi politik.

Menurut Andi, kehadiran generasi muda akan membawa perspektif baru yang lebih inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di era digital.

Selain menyoroti pentingnya regenerasi politik, Andi juga menilai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi momentum strategis bagi lahirnya generasi muda yang siap menjadi pelaku pembangunan.

Ia mengatakan, keputusan pemerintah menetapkan IKN sebagai pusat pemerintahan baru merupakan kebijakan yang memberikan dampak jangka panjang bagi Kalimantan Timur.

Tidak hanya menghadirkan pemerataan pembangunan, keberadaan IKN juga membuka peluang besar di berbagai sektor.

“IKN bukan hanya perpindahan pusat pemerintahan, tetapi juga simbol pemerataan pembangunan Indonesia. Kebijakan tersebut menjadi salah satu warisan penting yang memberikan kesempatan besar bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk berkembang, baik dari sisi ekonomi, investasi, pendidikan, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda melalui peningkatan kompetensi, kemampuan, dan daya saing agar mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan kawasan IKN maupun daerah penyangga.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi dinamika politik nasional, DPW PSI Kaltim juga tengah menyiapkan agenda konsolidasi organisasi yang akan melibatkan seluruh struktur partai mulai tingkat wilayah hingga kabupaten dan kota.

Agenda tersebut bertujuan memperkuat soliditas internal, menyusun strategi menghadapi Pemilu, sekaligus memastikan seluruh kader memiliki visi dan langkah yang sama dalam menjalankan program partai.

Tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, konsolidasi itu juga akan dimanfaatkan sebagai momentum memperluas basis keanggotaan dengan menyasar generasi muda, mahasiswa, komunitas kreatif, pelaku usaha, hingga berbagai elemen masyarakat yang memiliki semangat perubahan.

Andi optimistis langkah tersebut akan memperkuat posisi PSI di Kalimantan Timur sekaligus melahirkan lebih banyak kader muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu visi dan satu semangat menghadapi Pemilu. Dengan rencana konsolidasi ini juga, menjadi momentum untuk mengajak lebih banyak anak muda bergabung bersama PSI, karena masa depan politik Indonesia membutuhkan energi, kreativitas, dan keberanian generasi muda,” pungkas Andi Wijaya. (INR/NZR)

banner 728x90