banner 728x90

banner 728x90

Talkshow “Maratua Paradise of The East” Perkuat Promosi Wisata Kaltim ke Kancah Dunia.

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat promosi Pulau Maratua sebagai destinasi wisata unggulan bertaraf internasional.

Komitmen tersebut, diwujudkan melalui kegiatan Talkshow Pariwisata bertajuk “Maratua, Paradise of The East” yang digelar di Temindung Creative Hub, Senin (11/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita itu menjadi forum diskusi lintas sektor yang mempertemukan unsur Pemerintah, pelaku usaha, hingga tim percepatan pengembangan wisata guna membahas strategi percepatan pengembangan pariwisata di Maratua.

Dalam materi promosi kegiatan yang beredar, talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Tim Percepatan Maratua, Michael Surya, Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Restiawan Baihaqi, serta Ketua Bidang 9 (UMKM) DPD HIPMI Kaltim, Indra Hasyim. Sementara kegiatan dipandu moderator Kritaya Zenaida Rizani.

Talkshow tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, dalam mendukung pengembangan dan promosi pariwisata daerah, khususnya Maratua sebagai destinasi unggulan wisata bahari di Kaltim.

Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Restiawan Baihaqi, menegaskan pengembangan sektor pariwisata tidak dapat berjalan optimal apabila hanya mengandalkan pemerintah semata.

“Pengembangan pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah. Harus ada keterlibatan mitra, stakeholder, dan sektor swasta agar destinasi unggulan seperti Maratua terus berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini Maratua masih menjadi magnet utama wisatawan, terutama wisatawan mancanegara, karena memiliki kekuatan wisata bahari yang unik dan sulit ditemukan di daerah lain.

“Maratua tetap menjadi pilihan utama untuk wisata bahari, wisata pantai, dan ekowisata di Kaltim,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan Dasar Pemprov Kaltim, Mispoyo, menyebut Pemprov Kaltim terus mendorong percepatan pengembangan Maratua, agar semakin dikenal hingga ke tingkat Internasional.

“Harapannya, Maratua bisa menjadi tujuan wisata dunia. Karena potensinya sangat besar dan layak untuk itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Maratua, Michael Surya, menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) lokal, sebagai pondasi utama pengembangan wisata berkelanjutan.

Menurutnya, masyarakat lokal harus menjadi bagian utama dalam pembangunan sektor pariwisata, agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.

“Kami fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, mulai dari pengajaran bahasa Inggris, hospitality, hingga penguatan kelompok sadar wisata. Karena masyarakat lokal adalah wajah pertama pariwisata Maratua,” jelasnya.

Michael juga mengungkapkan bahwa keindahan alam Maratua, kerap disejajarkan dengan destinasi wisata internasional seperti Maldives oleh sejumlah konten kreator dunia.

“Kalau bicara alam, Maratua benar-benar luar biasa. Banyak yang menyebut setara Maldives,” ungkapnya.

Dari sisi dunia usaha, Indra Hasyim selaku Ketua Bidang 9 yakni UMKM DPD HIPMI Kaltim, menilai Maratua memiliki peluang investasi yang sangat besar, khususnya pada sektor penginapan, restoran, infrastruktur air bersih, hingga penguatan UMKM lokal.

“Potensinya sangat besar, dan masih banyak ruang investasi yang bisa dikembangkan, mulai dari resort, air bersih, hingga penguatan produk lokal masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan wisata Maratua harus tetap melibatkan masyarakat lokal, agar pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

Talkshow “Maratua, Paradise of The East” menjadi salah satu langkah strategis, dalam memperkuat citra Pulau Maratua sebagai aset wisata unggulan Kaltim, yang berpotensi menjadi wajah pariwisata Indonesia di mata dunia.

“Pengembangan Maratua harus tumbuh bersama masyarakat lokal, agar manfaat ekonomi dan kemajuan pariwisata bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh warga,” pungkasnya. (INR/NZR)

banner 728x90