banner 728x90

banner 728x90

Dinas PU Kukar Bahas Percepatan Proyek Jalan Penghubung di Wilayah Hulu

IST

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Guna memperkuat konektivitas antar wilayah dan menunjang pemerataan pembangunan di daerah hulu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) kembali menggelar rapat teknis lanjutan pada Senin (14/7/2025).

Agenda ini, difokuskan pada pembahasan rencana pembangunan jalan penghubung Desa Mekar Jaya ke Desa Menamang Kiri di Kecamatan Muara Kaman, serta evaluasi progres jalan menuju Kecamatan Muara Bengkal.

Rapat yang digelar di ruang rapat Dinas PU Kukar tersebut, dipimpin oleh Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, S.IP., M.Si, dan dihadiri oleh Kabid Bina Marga Linda Juniarti, unsur tim teknis, konsultan perencana, serta penyedia jasa pelaksana kegiatan.

Menurut Wiyono, pembangunan infrastruktur jalan di wilayah ini, merupakan bagian penting dari implementasi kebijakan Bupati Kukar, dalam mempercepat pemerataan layanan publik dan mengurangi kesenjangan wilayah, khususnya daerah pedalaman yang selama ini menghadapi hambatan akses transportasi.

>“Infrastruktur jalan ini bukan hanya soal fisik, tetapi tentang bagaimana Pemerintah hadir untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah hulu yang masih terbatas aksesibilitasnya,” ujar Wiyono.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa proyek jalan dari Desa Mekar Jaya ke Menamang Kiri, serta jalur penghubung Muara Kaman–Muara Bengkal merupakan bagian dari rangkaian program strategis Kukar Idaman yang menargetkan pembangunan merata dan berkelanjutan di seluruh kecamatan.

Dalam forum tersebut, Dinas PU Kukar melakukan evaluasi teknis dan identifikasi hambatan lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah percepatan pekerjaan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

“Kami menekankan pentingnya ketepatan dalam waktu, mutu, dan sasaran pekerjaan,” katanya.

“Hal ini penting, untuk memastikan bahwa hasil pembangunan betul-betul bermanfaat, dan bertahan dalam jangka panjang,” imbuhnya.

Dinas PU juga mendorong sinergi antara pelaksana dan pengawas lapangan, agar pengendalian mutu tetap terjaga.

Selain itu, sistem monitoring akan diperkuat untuk menjamin keberhasilan proyek sesuai ketentuan dan visi pembangunan daerah.

Wiyono menegaskan bahwa keberadaan jalan ini nantinya, diharapkan tidak hanya membuka isolasi geografis, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal, mempercepat akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta mempererat hubungan antar kawasan, termasuk dengan daerah perbatasan Kabupaten.

“Dengan terbangunnya konektivitas antar wilayah, maka pelayanan publik akan semakin mudah dijangkau dan kegiatan ekonomi masyarakat pun akan tumbuh lebih cepat,” tutup Wiyono. (Adv-DPU Kukar/INR)

banner 728x90