NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Bidang Bina Konstruksi, mendapat alokasi program pelatihan jasa konstruksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini.
Program tersebut, merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal di bidang konstruksi.
Kepala Bidang Bina Konstruksi DPU Kukar, Sofyar Ardani, mengatakan bahwa Kukar mendapatkan jatah dua kelas pelatihan yang akan diikuti sekitar 60 peserta.
Kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung di wilayah Kukar, dan saat ini masih dalam tahap finalisasi jadwal serta lokasi pelaksanaan.
“Alhamdulillah, tahun ini Kami mendapat slot dari Dinas PUPR-PERA Provinsi Kaltim,” ucapnya, saat di temui di ruang kerjanya, Senin (26/5/2025).
“Dan, Kami dapat dua kelas pelatihan, kurang lebih untuk 60 orang, dan pelaksanaannya di sini, maka lokasi kegiatan akan diadakan di Kukar, kemungkinan besar di Kota Tenggarong,” ujarnya.
Pelatihan tersebut, tidak hanya bersifat teoritis, namun juga mencakup uji kompetensi dan penerbitan sertifikat resmi.
Sertifikasi ini, menjadi bukti legal bahwa peserta telah memiliki kemampuan teknis, di bidang jasa konstruksi sesuai dengan standar nasional.
“Pelatihan ini, akan menghasilkan sertifikat kompetensi. Jadi peserta tidak hanya menambah wawasan, tapi juga mengikuti uji kompetensi yang wajib dilakukan sesuai regulasi,” jelasnya.
Sofyar Ardani menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang mengamanatkan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kerja konstruksi melalui pelatihan dan sertifikasi.
“Sertifikat tersebut, nantinya dapat digunakan untuk menunjang kelayakan tenaga kerja lokal dalam proyek-proyek infrastruktur, baik daerah maupun nasional,” imbuhnya.
“Kegiatan ini, sejalan dengan amanat Undang-Undang, dan Kita ingin tenaga kerja konstruksi Kukar bisa bersaing, berdaya saing, dan punya pengakuan secara resmi melalui sertifikasi,” ungkapnya.
Pemerintah daerah berharap, melalui pelatihan ini, semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kualifikasi kompeten, sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan infrastruktur di Kutai Kartanegara.
“Harapannya, pelatihan ini berjalan lancar dan para peserta dapat memanfaatkannya sebaik mungkin, dan ini bagian dari upaya pemerintah untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan kapasitas teknis,” tutup Sofyar.
Program pelatihan jasa konstruksi bersertifikat ini, menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Kukar, dalam memperkuat kualitas SDM daerah, sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan dan profesional. (Adv-DPU Kukar/INR)















