NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA – Kebutuhan tenaga dokter di sejumlah fasilitas kesehatan menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Dinkes Kukar). Salah satu langkah yang ditempuh yakni memanfaatkan fleksibilitas pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk membuka peluang rekrutmen tenaga medis sesuai kebutuhan puskesmas.
Pemanfaatan skema tersebut telah memberikan hasil di Puskesmas Muara Wis. Fasilitas kesehatan yang sebelumnya mengalami kekosongan dokter kini telah kembali memiliki tenaga dokter setelah dilakukan rekrutmen dengan memanfaatkan anggaran yang dikelola melalui BLUD.
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Mufiddah, menyampaikan kondisi di Puskesmas Muara Wis saat ini sudah berubah. Ketersediaan dokter di puskesmas tersebut telah kembali terpenuhi sehingga pelayanan kesehatan masyarakat tidak lagi terkendala persoalan kekosongan tenaga dokter.
“Berita baiknya sekarang di Puskesmas Muara Wis, yang selama ini diberitakan kosong, alhamdulillah kita sudah mendapatkan tenaga dokter. Jadi sekarang tidak kosong lagi,” ucap Ismi, Rabu (07/10/2026).
Meski kebutuhan di Muara Wis telah terpenuhi, Dinkes Kukar masih menemukan sejumlah puskesmas yang membutuhkan tambahan tenaga dokter. Salah satunya Puskesmas Jonggon yang kini diarahkan untuk memanfaatkan kemampuan pengelolaan BLUD guna memenuhi kebutuhan tenaga medis.
Menurut Ismi, keberadaan BLUD memberikan keleluasaan bagi puskesmas untuk melihat kondisi keuangan sebelum menentukan kebutuhan tenaga yang akan direkrut. Mekanisme tersebut juga dapat menjadi pilihan ketika kebutuhan tenaga belum dapat dipenuhi melalui mekanisme kepegawaian pemerintah daerah.
“Dengan BLUD, teman-teman puskesmas bisa menghitung kemampuan anggaran dan memprioritaskan rekrutmen tenaga yang belum bisa dipenuhi oleh dinas dengan aturan yang ada,” sebutnya.
Fleksibilitas tersebut juga memungkinkan puskesmas melakukan perekrutan tenaga non-ASN dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan dan kebutuhan pelayanan. Dengan demikian, setiap fasilitas kesehatan dapat menentukan prioritas berdasarkan kondisi di wilayah masing-masing.
Dinkes Kukar menilai pemenuhan tenaga dokter menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, terutama di wilayah yang sebelumnya masih menghadapi keterbatasan tenaga medis. Karena itu, kebutuhan tenaga di setiap puskesmas terus dipetakan secara bertahap.
Selain Muara Wis yang kini telah terisi, Puskesmas Jonggon menjadi salah satu fasilitas yang tengah didorong untuk memenuhi kebutuhan dokter. Pengadaan tenaga tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kebutuhan pelayanan melalui skema BLUD.
Dinkes Kukar berharap pemanfaatan fleksibilitas BLUD dapat membantu mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan di daerah. Pemetaan kebutuhan tetap dilakukan agar rekrutmen dapat diarahkan pada puskesmas yang paling membutuhkan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.(Adv/diskominfokukar/Don)













