NAWALAPOST.COM, KUTAI KARTANEGARA- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mematangkan program Kredit Kukar Idaman Terbaik yang akan menjadi salah satu skema pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Program tersebut ditargetkan mulai diluncurkan pada Oktober 2026.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyebut kesiapan program telah disampaikan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) kepada pemerintah daerah. Namun, sejumlah persiapan masih perlu dimatangkan sebelum program resmi diperkenalkan kepada masyarakat.
“Tadi ada informasi dari BPD bahwa Kredit Kukar Idaman Terbaik sudah siap untuk diluncurkan. Insyaallah kita akan matangkan lagi dan mudah-mudahan Oktober sudah bisa kita launching,” ujar Aulia, Jum’at (02/10/2026).
Program ini nantinya diarahkan agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok masyarakat yang menjalankan kegiatan produktif. Pemerintah daerah membuka akses pembiayaan tersebut bagi sejumlah sektor, termasuk pertanian, peternakan, perikanan hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Setelah diluncurkan, mudah-mudahan program ini bisa diakses seluas-luasnya oleh seluruh profesi di tempat kita, baik petani, peternak, nelayan maupun UMKM,” tuturnya.
Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha masyarakat. Dana yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan produksi sekaligus meningkatkan kapasitas usaha para penerima manfaat.
“Sehingga program ini bisa meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi para pelaku usaha kita,” tegasnya.
Dari sisi nilai pembiayaan, pemerintah menetapkan plafon maksimal hingga Rp500 juta untuk program Kredit Kukar Idaman Terbaik. Besaran tersebut menjadi batas maksimal pembiayaan yang dapat diberikan kepada penerima sesuai dengan skema yang ditetapkan.
“Kalau untuk Kredit Kukar Idaman Terbaik, plafon maksimalnya sebesar Rp500 juta,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, besaran pagu yang disiapkan untuk program tersebut tidak bersifat tetap. Skema pendanaannya akan mengikuti pola Kredit Kukar Idaman sebelumnya dengan memanfaatkan dividen Pemerintah Kabupaten Kukar yang diperoleh melalui Bankaltimtara.
“Untuk pagu yang disiapkan, sifatnya dinamis. Pembiayaan yang kita gunakan nanti sama seperti Kredit Kukar Idaman, yaitu menggunakan dividen kita di Bankaltimtara,” tambahnya.
Pemerintah daerah, lanjut Aulia, telah mencadangkan dividen yang tersedia untuk mendukung pembiayaan program tersebut. Dana yang digunakan juga dirancang agar dapat terus berputar sehingga manfaat program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan pelaku usaha di Kukar.
“Kita sudah mencadangkan dividen yang ada sekarang untuk program ini. Begitu pun selanjutnya, dana ini akan terus bergulir,” tandasnya.(Adv/Diskominfokukar/Don)














