banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

PT KKT Lampaui Target Kinerja Operasional Semester I 2026, Efisiensi Terminal Dorong Pertumbuhan Arus Peti Kemas.

NAWALAPOST.COM, BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) membukukan kinerja operasional yang melampaui target perusahaan pada Semester I Tahun 2026.

Peningkatan produktivitas bongkar muat, efektivitas pelayanan kapal, hingga pertumbuhan arus peti kemas menjadi indikator menguatnya performa terminal yang berperan sebagai salah satu simpul logistik utama di Kalimantan Timur.

Capaian tersebut, diraih di tengah aktivitas operasional terminal yang terus berlangsung setiap hari.

Arus kapal yang keluar masuk dermaga tetap terlayani sesuai jadwal, sementara proses pemindahan peti kemas berlangsung secara berkesinambungan dengan dukungan peralatan bongkar muat, dan koordinasi operasional yang terintegrasi.

Data perusahaan menunjukkan produktivitas pelayanan domestik, pada Semester I 2026 berada di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Produktivitas bongkar kapal mencapai 28,03 Box per Ship Hour (B/S/H), atau 121,9 persen dari target sebesar 23 Box per Ship Hour.

Adapun produktivitas bongkar menggunakan crane tercatat 20,66 Box per Crane Hour (B/C/H), melampaui target RKAP sebesar 17 Box per Crane Hour, atau setara 121,5 persen dari sasaran yang telah ditetapkan perusahaan.

Tidak hanya produktivitas bongkar muat, efisiensi pelayanan kapal juga menunjukkan perkembangan positif.

Rasio Effective Time terhadap Berthing Time (ET/BT) mencapai 74,37 persen, lebih tinggi dibanding target RKAP sebesar 72 persen, dengan tingkat pencapaian 103,3 persen.

Peningkatan rasio tersebut, mencerminkan semakin optimalnya pemanfaatan waktu kapal selama berada di dermaga sehingga proses bongkar muat dapat diselesaikan lebih efisien.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas operasional melalui kolaborasi seluruh unit kerja.

Menurut Enriany, keberhasilan meningkatkan produktivitas tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas, tetapi juga oleh perencanaan operasional yang matang, koordinasi antarpersonel, serta disiplin dalam menjalankan standar pelayanan.

“Kinerja operasional merupakan cerminan dari kolaborasi seluruh unit kerja di lapangan. Mulai dari perencanaan sandar kapal, kesiapan peralatan, koordinasi operasional, hingga pelayanan kepada pengguna jasa harus berjalan selaras agar produktivitas terjaga. Alhamdulillah, hingga Semester I Tahun 2026 kami mampu melampaui target yang telah ditetapkan perusahaan,” ujarnya, melalui keterangan tertulis ke media ini, Jum’at (31/7/2026).

Untuk menjaga tren positif tersebut, PT KKT terus melakukan penyempurnaan pola operasional.

Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari optimalisasi penempatan alat bongkar muat, pengaturan arus kendaraan di area penumpukan peti kemas, hingga peningkatan koordinasi antar petugas agar proses pelayanan berlangsung lebih efektif dan efisien.

Di sisi lain, perusahaan juga mempercepat modernisasi sistem pengelolaan terminal melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Digitalisasi operasional diarahkan untuk mempercepat layanan, meningkatkan akurasi pencatatan, memperkuat pengawasan, serta memastikan seluruh aktivitas terminal terdokumentasi secara baik.

Investasi pada pengembangan sumber daya manusia juga menjadi bagian dari strategi perusahaan.

Berbagai program pelatihan dan evaluasi kinerja dilaksanakan secara berkala, untuk meningkatkan kompetensi personel sekaligus menyesuaikan kemampuan tenaga kerja dengan kebutuhan operasional yang terus berkembang.

Perbaikan pada aspek operasional tersebut, turut berdampak terhadap meningkatnya aktivitas logistik.

Hingga Semester I Tahun 2026, arus peti kemas yang dilayani PT KKT tumbuh sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan itu menjadi sinyal positif bagi sektor logistik dan distribusi barang di Kalimantan Timur yang terus menunjukkan perkembangan.

Bagi PT KKT, peningkatan volume peti kemas bukan sekadar capaian angka, tetapi juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap kualitas pelayanan terminal.

Dengan posisi strategis sebagai pintu distribusi barang menuju berbagai wilayah di Kalimantan Timur dan kawasan timur Indonesia, perusahaan menilai peningkatan efisiensi operasional menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok.

Ke depan, PT KKT akan melanjutkan strategi penguatan kapasitas terminal melalui modernisasi fasilitas, optimalisasi pemanfaatan teknologi, peningkatan keandalan peralatan, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas, sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi pertumbuhan kebutuhan layanan logistik di masa mendatang.

“Kami tidak berhenti pada pencapaian ini. Evaluasi akan terus dilakukan agar produktivitas operasional semakin baik dari waktu ke waktu. Fokus kami adalah memastikan pelayanan tetap aman, andal, tepat waktu, dan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pengguna jasa,” pungkas Enriany. (INR/NZR)

banner 728x90