banner 728x90

banner 728x90

Resmi Dibuka, Samarinda Mods Mayday 2026 Satukan Komunitas Vespa, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Kaltim

NAWALAPOST.COM, SAMARINDA – Gelaran Samarinda Mods Mayday 2026 resmi dibuka di Temindung Creative Hub, Samarinda, Sabtu (30/5/2026).

Mengusung tema **“Sound of Unity”**, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul komunitas Vespa dan pecinta otomotif, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi kreativitas, hiburan, aksi sosial, promosi UMKM, hingga penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur (Kaltim).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ririn Sari Dewi, S.IP., M.Si., Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim Awang Khalik, Gunawan, komunitas Vespa dari berbagai daerah, sponsor, media partner, serta ratusan peserta dan pengunjung yang memadati kawasan Temindung Creative Hub.

Ketua Panitia Pelaksana, Yudi Adi Prabowo, mengatakan Samarinda Mods Mayday 2026 dirancang sebagai wadah yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat, melalui semangat komunitas dan kreativitas.

“Samarinda Mods Mayday 2026 bukan hanya sekadar ajang kumpul komunitas, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, kreativitas, hiburan, dan aksi sosial, dan selama dua hari pelaksanaan, berbagai kegiatan telah kami siapkan mulai dari band lokal, DJ, hingga menghadirkan penyanyi nasional Denny Frust,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Selain hiburan musik, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti bazar UMKM, zumba party, donor darah, meet up dan kontes Vespa, riding keliling Kota Samarinda, hingga beragam aktivitas komunitas lainnya.

Menurut Yudi, seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan selama beberapa pekan bersama sejumlah komunitas dan tim panitia.

Ia menyebut keberhasilan pelaksanaan acara tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari sponsor, media partner, komunitas, hingga instansi pemerintah.

“Berkat kerja keras panitia, dukungan komunitas, sponsor, media partner, serta seluruh pihak yang terlibat, acara ini akhirnya dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah sponsor yang mendukung terselenggaranya kegiatan, di antaranya Beemax, Motul, Telkomsel, Pristine, QJ Motor, Sejati Group, Sahabat Ananda, Borneo Group, BSSR, Andy Jaya Motor, SVM Samarinda, Rajawali, Camping Outdoor, Electric Vespa, Mahakam Scooter Club, Pura-pura Loak, The Papah, Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur, iNScoot Premium Scooter Store, hingga PMI Kota Samarinda.

Secara khusus, Yudi mengucapkan terima kasih kepada Dispar Kaltim yang telah memberikan ruang bagi komunitas untuk berkreasi, melalui pemanfaatan Temindung Creative Hub sebagai pusat kegiatan kreatif masyarakat.

“Harapan Kami, kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang membawa dampak positif bagi komunitas, UMKM, dunia kreatif, dan pariwisata di Kaltim, khususnya Kota Samarinda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Provinsi Kaltim, Ririn Sari Dewi, menilai Mods Mayday Samarinda 2026 menjadi contoh nyata, bagaimana komunitas mampu menciptakan ruang kreatif yang memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Ia mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan komunitas maupun pertunjukan musik, melainkan ruang perjumpaan antara kreativitas anak muda, budaya komunitas, dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.

“Mods Mayday Samarinda 2026 bukan hanya sebuah acara musik atau pertemuan komunitas, dan kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas karena menjadi ruang perjumpaan antara musik, kreativitas anak muda, komunitas Vespa, dan ekonomi kreatif daerah,” ungkapnya.

Menurut Ririn, acara ini juga memiliki nilai historis, karena menjadi momentum perayaan 10 tahun SKAwan Samarinda dan 11 tahun KUTU Vespa Samarinda, yang selama ini aktif membangun solidaritas komunitas di Kota Tepian.

Melalui tema “Sound of Unity”, lanjutnya, kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana musik dan komunitas, mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu ruang kebersamaan.

Ririn menegaskan, Dispar Kaltim memandang event berbasis komunitas sebagai bagian penting, dalam penguatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

Saat ini, sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada destinasi alam, tetapi juga didukung oleh event, seni pertunjukan, musik, kuliner, UMKM, dan berbagai pengalaman kreatif yang mampu menarik kunjungan masyarakat.

“Semua ini menjadi bukti bahwa, kreativitas masyarakat Samarinda terus bergerak dan mampu menciptakan ruang hiburan yang positif, produktif, dan bernilai ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti Mods Mayday memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM, pekerja kreatif, komunitas musik, komunitas otomotif, media lokal, hingga masyarakat yang terlibat di dalamnya.

“Di sinilah event memiliki peran strategis, yaitu menjadi penggerak ekonomi, ruang promosi karya lokal, sekaligus sarana memperkuat citra Samarinda sebagai kota yang hidup, kreatif, dan terbuka terhadap berbagai ekspresi budaya,” jelasnya.

Ririn juga menyoroti pentingnya keberadaan Temindung Creative Hub, sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif daerah.

Ia berharap, Mods Mayday dapat terus berkembang menjadi agenda kreatif tahunan yang semakin kuat, tertata, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kaltim.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Awang Khalik, menegaskan bahwa Pemprov Kaltim terus berupaya memberikan ruang bagi komunitas kreatif, untuk berkembang melalui berbagai program dan kegiatan yang difasilitasi di Temindung Creative Hub.

Menurutnya, kegiatan Ruang Akhir Pekan yang rutin dilaksanakan selama ini memang dirancang untuk mendukung komunitas, agar memiliki wadah dalam menampilkan karya, produk, dan kreativitas mereka kepada masyarakat.

“Semuanya memang Kita berikan untuk komunitas. Mereka punya karya, punya produk, dan bisa tampil di sini, dan Kami memberikan ruang dan fasilitas agar komunitas dapat terus berkembang,” ujarnya.

Awang menambahkan, meskipun di tengah berbagai tantangan dan efisiensi anggaran, Pemprov Kaltim tetap berkomitmen mendukung aktivitas komunitas, sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif.

“Pemprov Kaltim tetap bersama komunitas dan tetap menghidupkan kegiatan-kegiatan yang memberikan ruang kreatif bagi mereka, sebagai wadah untuk menumbuhkan ekonomi kreatif di Kaltim,” katanya.

Sementara itu, Ririn Sari Dewi mengungkapkan bahwa Mods Mayday Samarinda 2026 merupakan salah satu event baru, yang berhasil menarik perhatian komunitas Vespa dari berbagai Kabupaten dan Kota di Kaltim.

“Ini menjadi ekosistem yang bagus. Kita bertumbuh bersama dengan teman-teman yang dikemas dalam kegiatan komunitas hobi, musik, UMKM, dan berbagai aktivitas lainnya,” ujarnya.

Dengan semangat “Satu Vespa Sejuta Saudara”, Samarinda Mods Mayday 2026 diharapkan tidak hanya mempererat persaudaraan antar komunitas scooterist, tetapi juga menjadi momentum penguatan sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan industri kreatif lokal yang terus berkembang di Kota Samarinda dan Kaltim secara umum.

banner 728x90