banner 728x90

banner 728x90

Jaga Stabilitas Logistik Kaltim, KKT Gelar Table Top Exercise ISPS Code 2026.

NAWALAPOST.COM, BALIKPAPANPT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) terus memperkuat sistem keamanan pelabuhan guna menjaga kelancaran arus logistik dan aktivitas kepelabuhanan di Kalimantan Timur.

Komitmen tersebut, diwujudkan melalui pelaksanaan Table Top Exercise International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code Tahun 2026, yang digelar di fasilitas pelabuhan perusahaan di Balikpapan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan simulasi ini, merupakan agenda rutin tahunan perusahaan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan sistem keamanan pelabuhan berjalan optimal, sesuai standar nasional maupun internasional.

Dalam simulasi tersebut, KKT mengangkat skenario penanganan sabotase serta upaya penguasaan kapal petikemas oleh orang tidak dikenal yang menggunakan speed boat.

Skenario ini dirancang, untuk menguji kesiapan seluruh unsur pengamanan pelabuhan dalam menghadapi potensi ancaman keamanan maritim, yang dapat mengganggu aktivitas operasional pelabuhan.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan pelaksanaan Table Top Exercise tersebut, menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi sistem keamanan pelabuhan atau ISPS Code berjalan efektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Enriany, kegiatan itu juga berkaitan dengan proses verifikasi pembaruan keamanan fasilitas pelabuhan, termasuk pelaksanaan verifikasi keamanan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Balikpapan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan keselamatan aktivitas kepelabuhanan di PT Kaltim Kariangau Terminal serta memastikan implementasi ISPS Code berjalan secara efektif,” ujar Enriany.

Dalam pelaksanaannya, simulasi melibatkan berbagai unsur pengamanan internal perusahaan, mulai dari Port Facility Security Officer (PFSO), Deputy PFSO, Security Control Room, patroli keamanan, hingga kru kapal.

Selain itu, sejumlah instansi eksternal juga turut dilibatkan seperti BKI, Polairud, Polsek KP3 Semayang, dan TNI AL Balikpapan.

Keterlibatan lintas instansi tersebut dinilai penting untuk memastikan koordinasi penanganan keadaan darurat dapat berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi apabila sewaktu-waktu terjadi ancaman nyata di kawasan pelabuhan.

Enriany menjelaskan, Table Top Exercise tidak hanya berfungsi untuk menguji prosedur keamanan, tetapi juga menyamakan persepsi serta pola penanganan antarunit terkait dalam pengambilan keputusan saat menghadapi kondisi kritis.

“Harapan Kami melalui kegiatan ini adalah terciptanya kesamaan persepsi dan pola penanganan antarunit terkait, sekaligus meningkatkan koordinasi dan pengambilan keputusan apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan,” katanya.

Ia menambahkan, aspek keamanan pelabuhan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas distribusi logistik dan iklim investasi daerah.

Sebagai salah satu terminal strategis di Kalimantan Timur, KKT berperan penting dalam mendukung distribusi barang, aktivitas industri, hingga konektivitas perdagangan regional.

Karena itu, penerapan Port Facility Security Plan (PFSP) dinilai harus berjalan optimal, dan dipahami secara menyeluruh oleh seluruh pihak yang terlibat dalam operasional pelabuhan.

“Melalui Table Top Exercise ini, Kami berharap implementasi Port Facility Security Plan, yang telah disusun bersama dapat berjalan optimal dan dipahami oleh seluruh pihak terkait,” ungkapnya.

Dalam dokumen skenario pelaksanaan simulasi, kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran.

Melalui pelaksanaan simulasi keamanan ini, KKT berharap sistem pengamanan pelabuhan semakin kuat, responsif, dan mampu menghadapi berbagai ancaman di sektor maritim modern.

Penguatan sistem keamanan dinilai tidak hanya penting bagi keselamatan operasional, tetapi juga berdampak langsung terhadap kepercayaan pengguna jasa serta keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan pelabuhan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini, dan Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta, serta semakin memperkuat sistem keamanan di lingkungan PT Kaltim Kariangau Terminal,” tutup Enriany Muis. (INR/NZR)

banner 728x90